Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Minggu, 08 Februari 2026, 9:14:00 PM WIB
Last Updated 2026-02-08T14:14:39Z
BERITA PERISTIWANEWS

Truk Gagal Menanjak di Tanjakan Jlegong Semarang, Satu Pengemudi Tewas Terhimpit

Advertisement


Laporan : Goent 


KAB.SEMARANG|MatalensaNews.com-Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di tanjakan Jlegong, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Minggu (8/2/2026). Insiden yang melibatkan dua kendaraan jenis truk tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.


Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan melibatkan truk dump bermuatan pasir dengan truk bak kayu yang melaju searah dari Temanggung menuju Bawen.


Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, STK., SIK., CPHR., membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua kendaraan terlibat kecelakaan saat melintas di tanjakan Jlegong.


“Betul telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB di tanjakan Jlegong wilayah Desa Bedono, Kecamatan Jambu. Kendaraan yang terlibat yakni truk dump bermuatan pasir dan truk bak kayu, keduanya berjalan searah dari Temanggung ke Bawen,” ungkap AKP Lingga.


Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani, SE., MM., menjelaskan kronologi kejadian. Truk dump bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9850 TYV yang dikemudikan Prayitno (60), warga Kabupaten Demak, mengalami gagal menanjak akibat tidak kuat menanjak hingga mesin kendaraan mati.


“Pengemudi truk dump sempat melakukan pengereman saat mengetahui kendaraannya tidak kuat menanjak, namun tidak berhasil sehingga truk berjalan mundur,” jelas Iptu Handriani saat proses evakuasi di lokasi kejadian.


Di belakang truk dump tersebut, terdapat truk bak kayu dengan nomor polisi B 9728 TDC yang dikemudikan Santoso (45), warga Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk bak kayu diduga tidak sempat menghindar.


“Truk bak kayu tertabrak dump truk yang melaju mundur, kemudian terperosok ke dalam parit dengan kedalaman kurang lebih lima meter,” tambahnya.


Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk bak kayu meninggal dunia di lokasi kejadian karena terhimpit truk dump bermuatan pasir. Petugas kepolisian langsung melakukan penanganan di tempat kejadian perkara.


Hingga pukul 19.30 WIB, proses evakuasi kedua kendaraan masih berlangsung dengan mengerahkan tiga unit kendaraan derek. Proses evakuasi turut melibatkan personel BPBD serta petugas pemadam kebakaran.


Peristiwa ini juga berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama penghubung Semarang–Yogyakarta yang mengalami antrean panjang. Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Semarang memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup dua arah selama proses evakuasi berlangsung.