Advertisement
UNGARAN|MATALENSANEWS.COM – Sebuah counter handphone Royal Phone di Kelurahan Pojoksari RT 05 RW 01, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, diduga menjadi sasaran perampokan pada Kamis (6/8/2026). Sejumlah unit handphone dilaporkan hilang, sementara tiga kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi ditemukan dalam kondisi rusak.
Peristiwa tersebut juga memunculkan kekhawatiran karena pemilik counter, Candra, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Selain itu, mobil milik korban juga dilaporkan tidak berada di lokasi.
Salah seorang saksi, Nurul, mengatakan peristiwa itu mulai terungkap sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu para karyawan merasa curiga lantaran toko belum juga buka, padahal waktu telah menunjukkan siang hari.
Upaya menghubungi Candra melalui telepon juga tidak berhasil karena nomor ponselnya sudah tidak aktif.
"Para karyawan akhirnya memutuskan mendobrak pintu toko. Setelah masuk, kondisi ruangan sudah berantakan. Seluruh handphone yang sebelumnya berada di dalam katanya hilang," ujar Nurul.
Selain barang-barang yang hilang, para karyawan juga mendapati tiga unit kamera CCTV yang sebelumnya terpasang telah dirusak atau dicopot. Kondisi tersebut semakin menguatkan dugaan telah terjadi tindak kriminal di lokasi.
Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti, membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Menurutnya, penanganan kasus saat ini dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Semarang.
"Anggota Satreskrim sedang mendalami kasus ini," kata AKP Ririh.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian, mencari keberadaan pemilik counter, serta mengidentifikasi pelaku apabila terbukti terjadi tindak pidana. Polisi juga belum menyampaikan nilai kerugian maupun kesimpulan terkait motif di balik peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian maupun keberadaan Candra agar segera melaporkannya kepada aparat guna membantu proses penyelidikan.(Goent)

