Advertisement
GROBOGAN|MATALENSANEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pertanian. Salah satu program yang saat ini dikembangkan adalah budidaya tanaman pakcoy di area kebun Lapas Purwodadi, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keterampilan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terlibat secara langsung dalam seluruh proses perawatan tanaman. Mulai dari penyiraman, pemantauan pertumbuhan, menjaga kebersihan area tanam, hingga memastikan tanaman mendapatkan perawatan secara optimal.
Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan tidak hanya memanfaatkan lahan yang tersedia, tetapi juga memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis di bidang budidaya tanaman yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.
Tanaman pakcoy dipilih karena memiliki masa pertumbuhan yang relatif singkat dan mudah dibudidayakan. Dalam kondisi normal, pakcoy dapat dipanen pada usia sekitar 35 hingga 40 hari, tergantung perawatan dan kondisi pertumbuhan tanaman. Hal tersebut menjadikan pakcoy sebagai salah satu komoditas yang tepat untuk mendukung program pembinaan kemandirian di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan bahwa kegiatan pertanian merupakan salah satu upaya pembinaan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat dan produktif.
“Kegiatan perawatan tanaman pakcoy ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. Kami ingin warga binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat mereka kembangkan, sehingga nantinya dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Erik Murdiyanto.
Selain melatih kemampuan bertani, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Warga binaan dituntut melakukan perawatan secara rutin agar tanaman tumbuh dengan baik hingga memasuki masa panen.
Lapas Purwodadi berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang produktif dan edukatif. Pemanfaatan lahan melalui sektor pertanian diharapkan mampu mendukung terwujudnya warga binaan yang lebih mandiri, memiliki keterampilan, serta siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Dengan semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”, Lapas Kelas IIB Purwodadi terus menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga binaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.,(Farid)

