Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Sabtu, 10 Oktober 2026, 5:29:00 PM WIB
Last Updated 2026-10-10T10:29:08Z
BERITA UMUMNEWS

Lapas Purwodadi Olah Pelepah Pisang Jadi Kompos, Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Advertisement


GROBOGAN|
MatalensaNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan.


Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengolah limbah pelepah pisang menjadi bahan kompos melalui proses pencacahan menggunakan mesin. Kegiatan ini menjadi bentuk pemanfaatan sumber daya yang tersedia agar memiliki nilai guna serta memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitar lapas.


Dalam prosesnya, pelepah pisang yang telah dikumpulkan terlebih dahulu dimasukkan ke mesin pencacah untuk memperkecil ukurannya. Hasil cacahan tersebut kemudian disiapkan sebagai bahan organik yang akan diolah lebih lanjut dalam proses pembuatan kompos.


Melalui langkah tersebut, limbah pelepah pisang yang sebelumnya berpotensi menumpuk dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan pendukung kegiatan pertanian. Selain mengurangi limbah organik, pengolahan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih bersih dan produktif.


Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan bahwa pemanfaatan limbah organik merupakan salah satu langkah nyata untuk menumbuhkan budaya produktif sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengelolaan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan praktis bagi warga binaan. Dengan terlibat dalam proses pengolahan limbah, warga binaan diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.


“Kami terus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif dan bermanfaat, salah satunya melalui pemanfaatan limbah organik menjadi bahan yang bernilai guna. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan sekaligus mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di Lapas Purwodadi,” ujarnya, Sabtu (10/10/2026).


Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi bahan yang berguna apabila dikelola dengan tepat. Pemanfaatan pelepah pisang menjadi bahan kompos diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian di lingkungan lapas sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.


Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Purwodadi berupaya mengintegrasikan pembinaan kemandirian warga binaan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan dukungan terhadap ketahanan pangan.


Dengan demikian, program pembinaan tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan lapas yang lebih bersih, hijau, produktif, dan berkelanjutan.(Farid)