Advertisement
SOLO|MATALENSANEWS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolresta Solo, Rabu (29/7/2026). Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan pengembangan kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Eko Sapto tiba di Mapolresta Solo sekitar pukul 09.47 WIB. Ia mengenakan kemeja batik lengan panjang dan langsung menuju Gedung Traffic Management Center (TMC) Satlantas Polresta Solo yang menjadi lokasi pemeriksaan oleh penyidik KPK.
Eko Sapto tidak datang seorang diri. Sedikitnya empat aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sukoharjo turut hadir untuk menjalani pemeriksaan.
Hingga pukul 14.50 WIB, proses pemeriksaan masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai materi yang didalami maupun status para pihak yang diperiksa.
Sejumlah awak media masih menunggu di depan Gedung TMC Satlantas Polresta Solo untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait pemeriksaan tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar di Sukoharjo, pemeriksaan ini diduga merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan pemerasan yang berujung pada operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Sukoharjo nonaktif, , pada Kamis (9/7/2026).
Selain Plt Bupati Sukoharjo, penyidik KPK juga memeriksa sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Mereka terdiri dari empat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan seorang staf ahli bupati.
Empat kepala OPD yang diperiksa yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Seorang staf ahli Bupati Sukoharjo juga turut menjalani pemeriksaan.
Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan penjelasan resmi mengenai substansi pemeriksaan maupun keterkaitan para saksi dengan perkara yang sedang disidik. Pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo masih berlangsung sebagai bagian dari proses pendalaman kasus.(Goent)

