Ketua DPC PDI Perjuangan dan DPD Partai Golkar, Konsolidasi Lintas Parpol Untuk Calon Tunggal - PORTAL BERITA FOTO
loading...
loading...

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, January 28, 2020

Ketua DPC PDI Perjuangan dan DPD Partai Golkar, Konsolidasi Lintas Parpol Untuk Calon Tunggal

Mantan Pj Bupati Blora 2015 Ihwan Sudrajat mengembalikan formulir pendaftaran pada Rabu (11/12)
BLORA,MATALENSANEWS.co.-Ketua DPC PDI Perjuangan Blora Dasum, dan Ketua DPD Partai Golkar Siswanto,Konsolidasi lintas parpol untuk calon tunggal pun terus digelorakan, Setidaknya ada 2 petinggi parpol yang secara terbuka menyampaikan wacana ini, Selasa (28/01).

Nenurut Dasum“Masih satu dua yang belum gabung. Insya Allah  semua  bisa gabung. Yang belum gabung masih kita dekati,” PDI Perjuangan Kabupaten Blora merupakan partai pemenabg dengan jumlah kursi terbanyak di DPRD kabupaten Blira.

Dalam pilkada ini, partai PDI Perjuangan Kabupaten Blora membuka pendaftaran dan keputusan akan diumumkan pada Maret mendatang.“Rekomendasi PDIP belum dan Kita masih menunggu. Mungkin kita akan umumkan sekitar Maret,” ujar Dasum.

Terkait wacana calon tunggal, Dasum beralasan semua itu untuk menjaga situasi politik daerah tetap kondusif dan Pihaknya mengklaim, banyak partai yang sudah gabung dan sepakat untuk mendukung calon tunggal dalam Pilkada 2020.

Kita berharap situasi bisa kondusif dari masyarakatnya sendiri. Jadi masyarakat bisa tenang dan tentram sehingga Pembangunan lebih baik kedepan, pungkasnya Dasum.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Siswanto.Politisi belia ini menambahkan dengan calon tunggal pihak calon hanya berfokus pada biaya sosialisasi sehingga cost pemenangan dapat ditekan.

“Kalau calon tunggal cukup sosialisasi, tidak perlu banyak uang yang dikeluarkan. Dan saya yakin tidak akan ngoyo berfikir untuk pengembalian,” terabgnya.

Siswanto juga menambahkan, calon tunggal, atau pasangan calon melawan bumbung kosong secara yuridis formal Pilkada diperbolehkan. Artinya, jika belakangan wacana tersebut terrealisasi, tidak menyalahi regulasi yang ada.(Suyadi/ Sudi Borong)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages