Polres Kebumen: Jangan Menunggu Kaya untuk Bersedekah -->

Polres Kebumen: Jangan Menunggu Kaya untuk Bersedekah

Thursday, April 16, 2020, April 16, 2020
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengajak personelnya kembali menyisihkan sebagian uang saku untuk didonasikan kepada masyarakat
Kebumen,MATALENSANEWS.com- Di tengah pandemi virus corona, banyak warga masyarkat harus dirumahkan dan diberhentikan dari tempat kerjanya.

Hal ini merupakan masa sulit bagi sebagian masyarakat. Bahkan hampir merata di seluruh daerah.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengajak personelnya kembali menyisihkan sebagian uang saku untuk didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada Kamis, 16/4/2020.

Uang- uang yang terkumpul nantinya akan dibelikan sembako ataupun alat pelindung diri untuk selanjutnya disumbangkan bagi masyarakat ataupun tenaga medis yang membutuhkan.

"Jangan menunggu kaya untuk bersedekah. Ini saatnya kita semua membantu, satu sama lain. Banyak saudara kita di luar sana membutuhkan bantuan," kata AKBP Rudy saat memimpin apel pagi.

Kapolres Kebumen mengajak para personelnya untuk bersyukur, karena masih memiliki penghasilan tetap dan diberikan kesehatan.

Selain berbagai sesama, sampai dengan saat ini Polres Kebumen masih gencar membubarkan warga masyarakat yang ngeyel (membantah) kumpul- kumpul di tempat umum.

Polres Kebumen Tetap Patroli masih menggelar patroli mengingatkan warga untuk mengenakan masker saat keluar rumah.

*Bak "Dewa Kebal Corona", Warga Masyarakat Kebumen Mulai Padati Sudut Kota Kebumen*

Jika kita perhatikan bersama, saat ini sudut kota Kebumen terlihat mulai ramai.

Bahkan terlihat beberapa masyarakat bak "Dewa" yang kebal dari Virus Corona Covid-19, tetap nongkrong di seputaran Alun-alun Kebumen, pada Kamis (16/4) siang.

Sejumlah muda-mudi tetap asyik nongkrong di seputaran Alun-alun Kebumen tanpa memperhatikan keselamatannya.

Entah karena sudah jenuh terlalu lama di dalam rumah atau memang mengesampingkan himbauan Pemerintah tentang Social Distancing dan Physical Distancing. Padahal tujuannya jelas untuk memotong mata rantai penularan Corona Covid-19.

Hal ini tentu sangat disayangkan sekali ditengah terus bertambahnya status pasien positif Corona di Kebumen.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Kebumen, hingga sampai saat ini ada 4 pasien Corona di Kota Kebumen.

Selanjutnya sebanyak 763 warga Kebumen berstatus orang dalam pemantauan (ODP) serta ada 21 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang di rawat di 6 rumah sakit.

"Kalau tidak penting sekali, lebih baik di rumah saja. Saat ini sudah mulai banyak pemudik memasuki Kabupaten Kebumen. Semua harus waspada," jelas Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kamis, 16/4/2020.

"Saat ini penting menganggap dirinya sebagai ODP, dengan demikian semua orang akan waspada satu sama lain. Kita nggak tahu terpapar Virus atau enggak. Maka saat ini semua harus patuh terhadap kebijakan Pemerintah. Semua wajib mengenakan masker dan jaga jarak," katanya. (rep_evie)

TerPopuler