Dengan Iming-Iming Bisa Memasukan PNS, Diduga SM Tipu Korbanya Ratusan Juta Rupiah, DCP: Saat Diminta Uang Kembali Selalu Beralasan Menunggu Warung Joglonya Laku -->

Dengan Iming-Iming Bisa Memasukan PNS, Diduga SM Tipu Korbanya Ratusan Juta Rupiah, DCP: Saat Diminta Uang Kembali Selalu Beralasan Menunggu Warung Joglonya Laku

Sunday, June 14, 2020, June 14, 2020
Ilustrasi.
MATALENSANEWS.COM - Nasib apes menimpa CDP warga Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, pasalnya uang ratusan juta miliknya raib tanpa rimbanya.

Di ungkapkan CDP kepada wartawan, kejadian tersebut berawal pada tahun 2013 silam pada saat  bertemu SM warga Kecamatan Argomulyo. Saat itu ia berniat tengah mencarikan pekerjaan adiknya. Namun oleh SM justru meminta membayar Rp 116.500.000 dengan dijanjikan nanti bisa masuk sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

"Saat itu uang segitu SM menjajikan bisa memasukan adik saya sebagai pegawai negeri. Bahkan setelah itu juga diminta uang lagi dengan alasan untuk biaya bimbingan teknis agar bisa lolos masuk PNS,"tutur CDP.

Lanjut CDP, akan tetapi hingga bertahun tahun apa yang di janjikan SM tidak pernah ditepati. Bahkan selalu beralasan yang kurang masuk akal dan itu selalu berulang.

"Karena tak pernah terealisasi apa yang dijanjikan hingga saat ini, akhirnya kami atas berembuk dengan keluarga uang akan kami minta kembali,"jelas CDP.

Diungkapkanya, lagi-lagi saat ingin meminta uangnya, kembali menemui jalan buntu. Pasalnya SM selalu berkilah dan hanya memberikan janji-jani palsu. Bahkan selalu memperlihatkan cek yang diduga palsu sebagai alat untuk mengelabuhi.

"Jadi karena saya menemui jalan buntu saat ingin meminta uang saya kembali, maka saya menemui saudara saya untuk meminta tolong saudara saya untuk menagih uang agar dikembalikan. Namun hasilnya juga nihil. Dari awal tahun 2020 lalu saat ditagih juga mendapat jawaban yang sama dan dikelabuhi dengan cek yang diduga juga palsu,"jelasnya.

Adapun, lanjut CDP, SM menyampaikan jika cek tersebut hasil penjualan (sebagai dp) rumah makanya yang berada di JLS Salatiga. Namun berulang setelah batas waktu yang dijanjikan kembali tidak menepati, dan itu kembali berulang hingga puluhan kali.

"Alasanya berubah-ubah, katanya nunggu jual rumah makanya, tapi katanya juga menunggu penjualan rumah yang disolo laku. Tapi kenyataannya diingkari lagi,"bebernya.

Lebih lanjut CDP menandaskan, jika hingga akhir bulan ini tetap tidak dikembalikan, ia akan mengambil langkah tegas dengan meminta bantuan berbagai organisasi kemasayarkatan di Jateng.

"Biar korban lain sekalian bergabung mas,"pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Aliansi Gabungan di Jawa Tengah Hartono menyampaikan, ia akan membuka posko pengaduan terkait kasus penipuan yang diduga dilakukan oleh SM. Pasalnya diduga selain CDP masih banyak korban lainya.

"Dimungkinkan korbannya banyak, tidak hanya CDP,"terangnya.

Selain itu, kata Hartono, dari data dan informasi yang didapat, SM ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib. Namun seolah kebal hukum, pasalnya hingga saat ini SM masih bebas berkeliaran.

"Kami juga heran, siapa dibelakang sosok SM. Kok penangananya lamban. Terkait itu kita akan melayangkan surat pengawalan dan kita tembuskan ke Mabes Polri,"tandasnya.

"Masak ngembaliin uang segitu aja berbelit, ber arti memang tidak ada niatan untuk mengembalikan. Itu sudah tabiat. Kan istrinya juga pegawai di Pemkot Salatiga yang juga mempunyai kedudukan. Gak mungkinkan gak kuat ngembalikan,"pungkasnya.

Sementara itu, SM hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi.(Tri P)

TerPopuler