Miris, Penjualan Minuman Oplosan di Wilayah Wisata Kopeng Masih Bebas -->

Miris, Penjualan Minuman Oplosan di Wilayah Wisata Kopeng Masih Bebas

Friday, June 19, 2020, June 19, 2020
Tempat penjualan Miras oplosan jenis ciu yang berkedok warung ubi bakar cilembu
Ungaran,MATALENSANEWS.com-Peredaran minuman keras (miras) beralkohol ibarat fenomena gunung es. Perang terhadap miras terus digencarkan oleh aparat pemerintah daerah. Namun, peredaran minuman haram seolah tiada hentinya.

Biasanya, miras dijajakan di warung-warung kelontong. Kini, banyak ditemukan di warung-warung makan atau restoran. Ironisnya, penjualan miras di daerah Wisata Kopeng kabupaten Semarang (Jateng) dijual bebas diwarung pinggir jalan, tepatnya di bawah hotel Alaska dengan modus menjual umbi bakar cilembu.

Penjual Ciu oplosan diwilayah wisata Kopeng,kecamatan Getasan kabupaten Semarang yang masih dibawah umur
Ketika ditemui awak media,penjual yang masih berusia dibawah umur itu,mengakui kalau dia memang menjual miras dengan jenis ciu dan juga oplosan.Dengan bukti di warung yang terletak dipinggir jalan, tepatnya dibawah hotel Alaska ini,terdapat banyak minuman oplosan yang sudah dikemas dalam botol air meneral, Jumat (18/6/20).

Saat ditanyakan apakah di tempatnya sering ada razia Miras, ia mengatakan tempatnya berjualan jarang ada razia.

“Kalau disini jarang ada razia, ya kadang ada sih beberapa oknum ‘berseragam’ yang datang, paling minta rokok, kadang minta uang dan dikasih aja sama bapak saya, asal usaha aman,” jelasnya.

Melihat realitas yang demikian, miris kiranya bila para remaja diwilayah Kopeng kecamatan Getasan,Kabupatrn Semarang, sebagai generasi penerus bangsa terus bergaul pada minuman yang memabukan atau bisa menghilangkan kesadaran akal sehat tersebut. Maka perlu kiranya persoalan ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Semarang dan para orang tua yang memiliki anak remaja untuk lebih memperketat pengawasan terhadap pergaulannya.

JK salah seorang warga setempat,sangat menyayangkan aksi penjualan miras oplosan yang ada diwilayah Kopeng. Hal itu sebabkan para penikmat dan pembelinya kebanyak anak-anak dibawah umur dikarenakan harga minuman tersebut sangat murah dan terjangkau,ungkapnya.(Anden)

TerPopuler