GPM Soroti Kadis PUPR dan Bupati Pulau Taliabu, Terkait Genangan Air Ibukota Bobong -->

GPM Soroti Kadis PUPR dan Bupati Pulau Taliabu, Terkait Genangan Air Ibukota Bobong

Friday, October 1, 2021, 9:42:00 AM


BOBONG,MATALENSANEWS.com - Gerakan Pemuda Marhaenis Pulau Taliabu telah melakukan pantauan dibeberapa titik terdapat sejumlah rumah warga terendam air termasuk kediaman wakil bupati Pulau Taliabu.


Karena paska guyuran hujan hingga malam ini sangat deras  


Lisman disapa bung Dex, mengatakan tidak semua sistem drainase atau saluran Ibu Kota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu tak berfungsi karena samuanya sudah tertutup dengan tanah yang berbuntut air 


Akibatnya, genangan air merendam di beberapa titik ibukota bobong saat ini, pasca guyuran hujan deras pada hari Kamis 30 September 2021, sore tadi hingga saat ini.


Menurut GPM, curah hujan yang tinggi seharusnya dapat tertampung. Jika Ada drainase atau saluran itu berfungsi.


Sayangnya, lanjut dia, hingga kini hanya 0 persen saluran air di Ibu Kota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu untuk berfungsi.


"Curah hujan tinggi akhirnya air dapat tertampung di rumah warga dengan baik dan mengantisipasi banjir kalau drainase atau saluran jika ada," kata bung Dex.


GPM menilai pemerintah daerah tak siap menghadapi genangan air di ibuko Bobong ini. Menurut kami program penataan di beberapa titik juga selama ini hanya disebutkan oleh pejabat dinas terkait dalam hal ini kepala dinas dan Bupati, dalam waktu dekat akan tuntas dari tahun ke tahun, hasilnya nol persen. Selain itu, pembebasan lahan pun tidak berlanjut.


"Genangan air terbukti melanda di sejumlah titik di pertengahan tahun 2021 ini," ucap dia



GPM mengutarakan genangan air yang terjadi disebabkan karena drainase atau saluran ibu kota Bobong tak berfungsi


Menurut kami seharusnya pemerintah daerah harus membersihkan seluruh drainase atau saluran yang sudah tertutup dengan tanah itu, jangan hanya keluar daerah lalu berhura hura untuk menghabiskan uang negara dan daerah ini. Apalagi pemda Taliabu dua tahun berturut turut mendapat Disclaimer dari BPK perwakilan maluku utara.


"Ini masalah drainase atau saluran saja. Jadi soal drainase  dibersihkan, semua dilakukan, semua sudah dikerjakan. Jadi kalau itu, sudah lewatlah soal pembersihan itu," ucapnya.


( Jek/redaksi

TerPopuler