DPC GPM Pulau Taliabu Sebut"Seniwati Buamona" Tidak Pantas Jadi Pejabat Public -->

Header Menu

 


DPC GPM Pulau Taliabu Sebut"Seniwati Buamona" Tidak Pantas Jadi Pejabat Public

Saturday, January 8, 2022


BOBONG,MATALENSANEWS.com- Kabag Umum Sekertariat DPRD Kabupaten Pulau Taliabu Seniwati Buamona tidak pantas menjadi pejabat publik. Dia pantas hanya Anggota Satuan Pamong Praja( Satpol-PP) atau Hansip.


DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Pulau Taliabu mengecam keras terhadap pernyataan Seniwati Buamona yang telah melakukan klarifikasi atas nama Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, dimana pernyataannya telah menyinggung profesi jurnalis beberapa waktu yang lalu, sebab Koran adalah hasil karya jurnalis atau wartawan sesuai fakta dilapangan.


Pernyataan pemberitaan Klarifikasi yang disampaikan oleh Seniwati Buamona kepada salah satu media online biro Pulau Taliabu (Koranmalut.co.id) dan (Hariannews.id) itu adalah pernyataan ngawur saja atau gagal paham.


Sebab saudari bukan ketua DPRD Pulau Taliabu. Tapi saudari ini sebagai Kabag Umum di sekertariat DPRD Pulau Taliabu yang yang tidak paham persoalan ini.


"Jadi saudari ini tidak pantas menempati salah satu jabatan di Kabag Umum sekertariat DPRD itu. Karena saudari  mengklarifikasi pemberitaan Ketua DPRD Pulau Taliabu itu tidak tepat pada tupoksinya karena pada saat acara Gebyar vaksinasi itu bukan saudari yang mengeluarkan pernyataan ." Ungkap Lisman. Sabtu 08 Desember 2022.


Lanjut, Bung Dex menyampaikan terkait pernyataan Klarifikasi tersebut seharusnya ketua DPRD sendiri Meilan Mus yang melakukan konferensi pers dihadapan para awak media dan meminta maaf secara terbuka atas apa yang telah disampaikannya bahwa benar itu adalah sebuah kesalahan fatal yang tidak layak diucapkannya apalagi dia sebagai pejabat publik.


Karena acara Gebyar kegiatan Vaksinasi yang telah disampaikan oleh Ketua DPRD Pulau Taliabu, Meilan Mus seharusnya bicara profesional dalam menyampaikan sesuatu di masyarakat umum, khususnya Kecamatan Taliabu barat laut. 


Jangan hanya bicara menyinggung pemberitaan ( Koran) karena koran itu adalah media cetak hasil kerya dari Jurnalis atau Wartawan sesuai fakta di lapangan.


"Apalagi dirinya menyebutkan jangan terlalu muat di koran lagi dan masyarakat itu tidak membaca koran." Kata bung Dex


Dia, Tambahkan bahwa penyataan Ibu Seniwati Buamona ini tidak profesional mengeluarkan pernyataan klarifikasi pemberitaan tersebut.


Sebab di lapangan apa sebenarnya yang terjadi biar jelas kita semua tidak di ajak bodoh dalam setiap persoalan.


( Jek/Redaksi)