Sejarah Sendang Siwani Peninggalan Pangeran Sambernyawa -->

Header Menu

Sejarah Sendang Siwani Peninggalan Pangeran Sambernyawa

Thursday, January 27, 2022


Wonogiri,MATALENSANEWS.com- Sendang Siwani yang terletak di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri, kabupaten Wonogiri salah satu petilasan peninggalan Pangeran Sambernyawa.


Dikisahkan pada jaman dahulu dimasa perjuangan Pangeran Sambernyawa dalam mengobarkan perang gerilya melawan VOC Belanda yang menjajah rakyat pribumi, selain meraih kemenangan juga tidak luput dari kekalahan. 


Suatu waktu, Pangeran Sambernyawa terdesak oleh pasukan Belanda sampai akhirnya bergerak ke arah selatan dari keraton Surakarta. Pangeran Sambernyawa bersama pasukannya sampai suatu tempat di wilayah Nglaroh, sekarang masuk wilayah Selogiri.


Pada saat itu Pangeran Sambernyawa dan pasukannya dalam kondisi lelah dan mental yang rapuh karena dikejar pasukan Belanda. Di tempat ini, beristirahatlah Pangeran Sambernyawa sambil mengatur strategi perang yang akan dihadapi kelak. 


Setelah beberapa hari, Pangeran Sambernyawa melanjutkan perjalanan yang akhirnya sampai di sebuah tempat di tepi sendang yang sangat jernih airnya.


Di pinggir sendang ini, Pangeran Sambernyawa bersemadi seraya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa mohon petunjuk situasi yang sedang dihadapi.


Pada suatu waktu, dalam semadinya Pangeran Sambernyawa dikejutkan oleh suara perkelahian dua ekor kerbau. Satu kerbau masih muda dan lawannya seekor kerbau yang besar dan kelihatan kuat.


Kerbau muda terdesak oleh serudukan kerbau besar hingga tanduknya patah. Kerbau muda  yang kalah tadi berlari menuju sendang lalu minum airnya.


Anehnya setelah keluar dari sendang, kerbau muda tadi pulih lagi kekuatannya dan timbullah keberanian untuk berkelahi lagi dengan lawannya.


Sungguh ajaib, kerbau muda seakan mendapat kekuatan baru dan mampu melanjutkan perlawanan dengan musuhnya. Dan akhirnya kerbau muda mengalahkan kerbau musuhnya itu hingga tidak berdaya.


Selo Ploso tempat semedi Pangeran Sambernyawa

Melihat peristiwa itu, Pangeran Sambernyawa meyakini bahwa air dari sendang itu memiliki tuah sebagai pembangkit semangat dan kekuatan yang dahsyat.


Pangeran Sambernyawa kemudian menemui prajuritnya dan meminta untuk meminum air sendang sebagai spirit pembangkit kekuatan melawan VOC Belanda.


Dalam sejarah tercatat bahwa perang gerilya Pangeran Sambernyawa berakhir dengan kemenangan.


Berdasarkan peristiwa itu, Sendang  ini kemudian diberi nama Sendang Siwani, yang memiliki arti pembangkit keberanian.karena dipercaya menjadikan kuat dan berani orang yang meminum atau mandi dengan air.


Saat ini Sendang Siwani masih dianggap sebagai tempat untuk memperoleh keberkahan. Banyak warga berkunjung untuk laku tirakat maupun hanya ingin melihat petilasan ini.


Pak Slamet Juru Kunci Sendang Siwani

Menurut pak Slamet,Juru kunci Sendang Siwani menjadi tempat keramat di Wonogiri yang sering didatangi orang setiap malam Selasa dan Jumat.Dan pada puncak pengunjung pada malam jumat Kliwon dan Jumat legi. Pengunjung melakukan ritual minum air sendang atau mandi menggunakan air sendang tersebut. Mereka meyakini dengan melakukan hal itu permohonan mereka bisa terkabul.


Ada yang memohon minta dilancarkan rezeki, jualan laris, minta disembuhkan dari penyakit. Ada juga agar keinginan menjadi lurah,DPR maupun pejabat,terang pak Slamet.


Tambah Pak Slamet, Prospek pariwisata di Indonesia yang terus berkembang, menuntut adanya pembangunan sarana prasarana yang dapat meningkatkan daya saing wisata. Hal tersebut memberikan dampak positif berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya para pelaku usaha kreatif di sekitar lokasi wisata.


Semoga dinas pariwisata di kabupaten Wonogiri mau peduli akan situs peninggalan sejarah yang ada di wilayah tak terkecuali Sendang Siwani.


Guntur/Wahyu Nugroho