Cegah Peredaran Narkoba, Lapas Kelas II B Kota Tegal Gelar Tes Urine dan Musnahkan Barang Bukti -->

Header Menu

Cegah Peredaran Narkoba, Lapas Kelas II B Kota Tegal Gelar Tes Urine dan Musnahkan Barang Bukti

Thursday, February 24, 2022


Kota Tegal,MATALENSANEWS.com- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal dan Polres Tegal Kota melaksanakan kegiatan Tes Urine bagi pegawai lapas dan pemusnahan barang bukti yang ditemukan dari hasil penggeledahan blok hunian warga binaan lapas, Kamis (24/2/2022).


Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mencegah adanya peredaran narkoba didalam Lapas Kelas IIB Kota Tegal yang dihadiri langsung oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, S.S, Kepala BNN Kota Tegal Sudirman S.Ag, M.Si dan Kepala Lapas Kelas IIB Kota Tegal Andi Yudo Sutijono, A.Md.IP, S.Sos, M.Si.


Kepala Lapas Kelas II B Kota Tegal Andi Yudo Sutijono dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Tegal Kota dan Kepala BNN yang telah bersinergi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dan bersedia hadir langsung pada kegiatan tes urine bagi pegawai dan pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan.


"Hari ini kita laksanakan tes urine bagi pegawai dan pemusnahan barang bukti berupa Handphone hasil penggeledahan di blok hunian warga binaan, agar tidak ada lagi benda yang berpotensi menjadi sarana untuk mempermudah peredaran narkoba didalam lapas," terang Kalapas.



Kalapas menegaskan, bagi pegawai maupun warga binaan lapas yang terbukti melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai aturan yang ada agar tak lagi mengulangi perbuatannya atau memiliki barang yang dilarang.


Menurutnya, deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas harus tetap maksimal dilakukan sebagai upaya mencegah beredarnya barang-barang yang dilarang.


"Dengan melakukan pencegahan dini maka segala potensi yang dapat mengganggu bisa diminimalisir dan kegiatan rutin didalam lapas dapat berjalan baik dan lancar, "tegasnya.


Kalapas juga mengingatkan akan bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika di dalam lapas. Oleh karenanya harus benar-benar dicegah melalui pemeriksaan urine terhadap pegawai dan warga binaan selain kegiatan razia baik bersifat rutin maupun insidentil.


"Kami bersyukur hasil pemeriksaan tes urine dari seluruh pegawai di Lapas Kelas II B Kota Tegal kali ini dinyatakan negatif, dan dari hasil penggeledahan juga tidak ditemukan barang bukti narkotika," pungkasnya.(TRI)