Danrem 133/Nani Wartabone Menghadiri Rapat Forkopimda Diperluas Gorontalo -->

Header Menu

 


Danrem 133/Nani Wartabone Menghadiri Rapat Forkopimda Diperluas Gorontalo

Tuesday, March 15, 2022


Gorontalo,MATALENSANEWS.com -Komandan Korem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P menghadiri Rapat Forkopimda diperluas Gorontalo bertempat di Aula Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo,Senin (14/3/2022).


Kegiatan Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo dan turut serta dihadiri Ketua DPRD, Kajati Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Ketua Pengadilan Tinggi, Wakapolda dan Danlanal, unsur Pertamina Gorontalo dan perwakilan nelayan dan petani Gorontalo.


Gubernur Gorontalo Drs. H. Rusli Habibie, M.A.P menyampaikan Alhamdulillah pada sore hari ini kita sama-sama melaksanakan rapat di rudis gubernur dalam rangka membahas isu saat ini terutama ketersediaan minyak goreng, dan untuk provinsi Gorontalo di kurangi.


Dalam rapat tersebut, Forkopimda membahas keluhan nelayan yakni berkurangnya jatah solar bersubsidi dari sebelumnya 150 kilo liter (KL) menjadi 90 KL dan sekarang tinggal 60 KL setiap bulannya. Demikian pula dengan kelompok tani yang diberi jatah 35 liter perhari dari kebutuhan mencapai 50 liter per hari.


Pada rapat tersebut, terungkap dugaan praktek penimbunan BBM dan penyalahgunaan pemberian rekomendasi bagi nelayan dan petani. Diduga ada oknum nelayan dan petani yang meminjamkan rekomendasi kepada oknum tertentu untuk ditimbun dan dijual kembali.


Gubernur Gorontalo juga meminta untuk nelayan dan petani yang memegang rekomendasi juga harus jujur. Jangan tidak panen dan membajak tapi petani ngurus solar bersubsidi. Tidak turun melaut juga beli BBM bersubsidi. Ini yang harus kita tertibkan.



Danrem 133/NW Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P menegaskan untuk Korem akan ikut serta membantu pengamanan dan penertiban di lokasi pengamanan dilapangan terkait BBM Subsidi di SPBU.


"Korem akan selalu mendukung sepenuhnya untuk penertiban dan pengamanan dengan Polri menindak lanjuti kebocoran yang dilakukan oleh oknum - oknum petugas SPBU", tandas Danrem.


(Haidi)