Lembaga Anti Rasuah KPK Hanya Diamkan Kasus Korupsi di Taliabu, Masyarakat Tangisi Jalan Penuh Lumpur -->

Header Menu

 


Lembaga Anti Rasuah KPK Hanya Diamkan Kasus Korupsi di Taliabu, Masyarakat Tangisi Jalan Penuh Lumpur

Monday, March 21, 2022


TALIABU,MATALENSANEWS.com - Sungguh sadisnya kehidupan yang di alami oleh masyarakat Pulau Taliabu maluku utara khususnya masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Taliabu Barat Laut dan Kecamatan Lede Kabupaten Pulau Taliabu.


Sudah bertahun-tahun Masyarakat Pulau Taliabu ketika melintasi jalan lintas yang di penuhi lumpur ketika saat musim hujan di Kabupaten Pulau Taliabu.


Dimana sejumlah masyarakat Pulau Taliabu Tangisan air mata saat melintasi jalan lintas menuju ibukota Bobong Pulau taliabu yang terletak di Air Lise di antara dua kecamatan yaitu Kecamatan Taliabu Barat Laut dan Kecamatan Lede Pulau Taliabu." Ungkap La Omi selaku warga masyarakat setempat


Kata Omi, namun tak membuat kepekahan terhadap pemimpin dua periode baik Gubernur Maluku Utara ataupun Bupati Pulau Taliabu yang melihat selama bertahun-tahun hanya mati suri. Seakan akan pura-pura mati. Dan tak peduli jalan lintas tersebut. Seperti binatang kerbau yang meilntasi yang hidup di tengah hutan.



Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa Kabupaten Pulau Taliabu tak terasa bahwa bagian dari wilayah provinsi Maluku Utara atau Wilayah NKRI.


Sementara Kabupaten Pulau Taliabu memiliki berbagai hasil potensi alam yang besar sperti Pertanian, Perikanan dan Kelautan serta Puluhan Tambang di wilayah Provinsi Maluku Utara khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu." tuturnya.



Dalam Kondisi sperti ini, Menurut salah satu tokoh masyarakat, Anwar H. La Unga menyebutkan Kepemimpinan Aliong Mus dan Ramli hanya menang janji dalam pesta demokrasi kampanye.


Namun hasilnya hanya nol persen di Pulau Taliabu yang tak perduli terhadap masayarakatnya. 


Sebab masyarakat susah paya dengan melintasi jalan lintas, Namun hanya penumpukan SPPD melalang buana keluar daerah tanpa melihat kondisi akses jalan rusak seperti yang dialami oleh masyarakat di dua kecamatan itu." Kata dia.


Padahal Masyarakat Pulau Taliabu tahu bahwa Lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi Berlaku di wilayah NKRI. Masyarakat meras kesal dengan KPK ini, karena banyak kasus korupsi di Pulau Taliabu yang selama ini sudah kami laporkan tapi hasil hanya nol. Masyarakat menilai bahwa KPK hanya memiliki kepentingan saja atau HANYA TEBANG PILIH JANGAN SEPERTI MACANG OMPONG"


Seharusnya Lembaga Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korusi (KPK) harus kuat, Indonesia pasti hebat. KPK juga tegas setiap kasus korupsi di Kabupaten Pulau Taliabu harus diperlakukan seadil-adilnya tanpa tebang pilih.


Untuk itu, Masyarakat berharap KPK segera tuntaskan Kasus Korupsi di Kabupaten Pulau Taliabu yang selama ini mengendap di Gedung KPK.


Dimana berdasarkan Laporan yang masyarakat kantongi dari hasil audit BPK RI melalui perwakilan BPK provinsi Maluku Utara. Berbagai kasus korupsi tapi lagi lagi KPK seakan-akan hanya diam." Kesal Masyarakat disana.(Jak)