Warga dan Aparatur Desa Bergotong Royong Membangun Rumah Korban Kebakaran -->

Header Menu

Warga dan Aparatur Desa Bergotong Royong Membangun Rumah Korban Kebakaran

Friday, March 25, 2022



Ungaran,MATALENSANEWS.com-Warga dan Aparatur Desa Gentan bersatu padu dengan para donatur,para ormas, lembaga Kepemerintahan membikin rumah sampai layak huni, bergotong royong membangun rumah Jumeri, warga Desa Gentan Dsn Gentan RT 03 RW 01 kecamatan Susukan Kab Semarang.


Sebelumnya,rumah Jumeri kebakaran pada Rabu (16/2/2022) sekitar pukul 01,30 Wib.Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan tak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan diperkirakan kerugian sekitar 50 juta.


Melihat kehidupan Jumeri yang sangat memperihatinkan sehingga warga Desa Gentan dan masayarakat sekitar berinisiatif memberikan bantuan untuk mendirikan tempat tinggalnya kembali.


Kepala Desa Gentan Miftahul Choiri melalui Ketua panita pelaksanaan pembangunan Hari Sulistiyono mengatakan, dana yang digunakan untuk membangun rumah tersebut bersumber dari donatur dan sumbangan masyarakat kepada tim penggalangan dana korban kebakaran yang dibentuk beberapa waktu lalu.


“Alhamdulillah bentuk kepedulian aparatur desa Para ormas serta masyarakat untuk dapat memberikan bantuan baik itu sembako maupun bahan material sehingga dapat membangun rumah untuk Jumeri agar ia dapat memiliki tempat tinggal lagi,” ujarnya Jumat (24/03/2022).


Tambah Hari Sulistiyono, dirinya merasa terharu dengan kepedulian seluruh elemen masyarkat yang turut serta membantu meringankan beban warga lainnya yang sedang mengalami musibah.


“Kami selaku ketua panitia pelaksana pembangunan,mengucapkan terimaksih atas partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. Kami bangga dengan banyaknya masyarkat yang peduli dan mau saling bantu-membantu dan tidak apatis terhadap lingkungan dan semoga ini bisa menjadi contoh  untuk daerah lainnya” tambahnya.



Untuk pengerjaan rumah Jumeri,pengerjaannya sendiri dilakukan secara bergotong royong oleh masyarakatnya dengan bergantian setiap hari.


“Kalau tukangnya dikerjakan oleh masyarakat sendiri dengan cara bergantian. Ada rumah warga yang kosong dan saat ini Jumeri tinggal disana bersama istrinya,” tutur Hari.


Sementara, Jumeri mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa dan aparaturnya serta panita, Ormas, masyarakat yang sudah berpartisipasi untuk membantu dirinya.


“Mudah-mudahan bantuan yang telah diberikan para donatur dapat bermanfaat bagi kami dan menjadi amal ibadah mereka Amiin,” ucap.(GT/Redaksi)