Harga BBM di Obi Sudah Menonjak Naik, APH Telusuri Agen Pengecer -->

Header Menu

Harga BBM di Obi Sudah Menonjak Naik, APH Telusuri Agen Pengecer

Thursday, April 28, 2022


HALSEL,MATALENSANEWS.com- Kelangkaan dan Sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, memberikan Efek negatif dan memicu meningkatnya Angka Inflasi atau harga barang dan jasa di kawasan Obi, untuk mengatasi Kelangkaan BBM tersebut.


 Unsur Muspika Obi yang terdiri dari Camat Obi, Danramil 1509-02/Obi, dan kapolsek Obi menggelar Pertemuan dengan Agen Penyalur BBM setingkat APMS dan Perwakilan Pengecer Minyak Kantor Kecamatan Obi, Liwui Halmahera Selatan. Kamis (28/04/2022) 


Pertemuan tersebut diikuti oleh Danramil 1509-02/Obi yang diwakilkan oleh Sertu Rano Asnawi, dan Kapolsek yang diwakili oleh Aiptu. F. L Panamon.


Dalam pertemuan tersebut menyepakati Beberapa poin untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM dan Sulitnya untuk mendapatkan BBM oleh masyarakat Obi. Sehingga harga BBM di Obi sudah menonjak naik.


Diacara pertemuan tersebut Camat Obi Fahdin Bahrudin SE, mengusulkan agar pangkalan minyak tidak di izinkan untuk melakukan penjualan BBM berupa Pertalite, Solar, dan Pertamax, yang di perbolehkan menjual hanya BBM berupa Minyak tanah untuk kebutuhan rumah tangga.


"Dengan demikian Untuk menekan kenaikan Harga BBM di Obi, sementara Pihak kecamatan Obi melarang agen penyaluran (APMS) untuk melakukan penyaluran BBM kepada Pihak pengecer, untuk menstabilkan harga dan pasokan BBM jelang Perayaan hari Raya Idulfitri, hanya melayani Masyarakat Umum serta kendaraan roda dua, dan empat." Pungkas Camat.


Ditempat yang sama Danramil 1509-02/Obi kapten Inf Pardan, menyampaikan pesan melalui Babinsa Sertu Rano Asnawi, kelangkaan BBM di kawasan kecamatan Obi wajib segera kita atasi, karena pentingnya BBM menjelang Perayaan Hari Raya Idul fitri, kebutuhan akan minyak pasti meningkat.


Sehingga perlunya kerja sama dari pihak pemerintah kecamatan dan agen Penyaluran APMS untuk menstabilkan kelangkaan dan harga BBM.


"Untuk sementara Para pengecer juga ikut mendukung kesepakatan antara pemerintah kecamatan dan APMS, agar kelangkaan BBM di Kecamatan Obi segera teratasi dan tidak melakukan penimbunan minyak." tutup Sertu Rano Asnawi.


Pihak APMS pun mendukung dan tetap melakukan penyaluran BBM ke Masyarakat Umum dan para pengendara seperti biasanya, dan menjamin untuk ketersediaan BBM di Obi selama Perayaan hari Raya idul fitri tetap terjaga. Press rilis tim di Halsel via pesan Wasthapp pada Media ini, Kamis (28/4).


(Jek/Red)