Pasca Penemuan Mayat Membusuk Ditemukan di Lahan Kosong, Keluarga Korban Belum Menerima SP2HP -->

Header Menu

Pasca Penemuan Mayat Membusuk Ditemukan di Lahan Kosong, Keluarga Korban Belum Menerima SP2HP

Friday, April 8, 2022


Bekasi,MATALENSANEWS.com-Seorang pemuda asal Semarang bernama Dani Nofa Prasetyo (25), ditemukan tewas dalam kondisi sudah membusuk, di lahan kosong milik PT Lippo Cikarang, Jalan Raya Majapahit, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.


Di samping jasad korban, ditemukan minuman keras dan anti nyamuk oles. “Saya lagi motong rumput, terus mencium bau, saya kira sampah, pas didekati, nggak tahunya sesosok mayat,” kata salah satu pemotong rumput yang menemukan korban, Udin, di lokasi, Senin (21/2/22) lalu.


Dari pantauan di lokasi penemuan mayat, jarak dari pemukiman warga cukup jauh, dan masih penuh rumput. Saat ini, lokasi penemuan itu sudah dipasang garis polisi, Jumat (8/4/22).


Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Satirin menjelaskan, penemuan mayat ini, berawal saat salah seorang pekerja pemotong rumput di lahan kosong milik PT Lippo Cikarang, mencium bau yang menyengat.


Karena penasaran, pekerja itu mencari sumber bau, dan tidak lama kemudian, dirinya menemukan mayat laki-laki dalam posisi terlentang, dan sudah membusuk. Mengetahui itu, dirinya langsung melapor ke Polsek Cikarang Selatan, yang kemudian pihaknya mendatangi lokasi.


“Pada pukul 09.30 Wib, ada laporan dari pekerja pemotong rumput, bahwa ada mayat di lahan kosong milik Lippo Cikarang. Saat ditemukan, kondisi mayat dalam keadaan telentang menggunakan switer warna abu-abu, dan celana panjang hitam,” ujar Satirin kepada Radar Bekasi.


Diduga, mayat tersebut sudah berada di lokasi itu lebih dari satu hari, mengingat kondisinya sudah membusuk, walaupun anggota tubuhnya masih utuh (lengkap). Dari pemeriksaan korban, tambah Satirin, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasaan. Hanya saja, disebelah korban ditemukan botol air mineral yang berisi minuman keras, anti nyamuk oles, dan dompet.


Berdasarkan identitas korban yang ada di dompet, mayat tersebut merupakan karyawan Toyota di MM2100, tapi setelah dilakukan pengecekan, tahun 2020 sudah keluar dari pekerjaannya.


Lanjut Satirin, korban berasal dari Semarang. Kendati demikian, dirinya belum bisa memastikan penyebab kematian korban, walaupun ditemukan minuman keras dan anti nyamuk oles di lokasi kejadian.


“Sampai saat ini, saya belum bisa memastikan penyebab korban meninggal dunia, sebab tidak ada tanda-tanda kekerasan, dan pakaiannya masih lengkap. Kemudian, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan otopsi,” beber Satirin. 


Dari informasi keluarga korban, hingga saat ini Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang merupakan hak bagi keluarga mayat tersebut belum ada yang di sampaikan kepada keluarga almarhum Dani Nova Prasetyo.


Padahal, 60 hari sudah keluarga menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian Polsek Cikarang selatan atas penemuan mayat yang belum terungkap terkait kematiannya.


"Harapan keluarga untuk menjawab kegusaran atas kematian anak ke tiga dari ibu Kamsiah."


Ibu almarhum Dani Nova Prasetyo menyampaikan kedukaan yang mendalam atas kematiannya putranya.


Menurut ibu korban, Almarhum Putranya Dani Nova Prasetya sejak umur 3 tahun sudah yatim. Dan sejak lulus dari SMK N 2 Salatiga tahun 2016 merantau di jakarta.


Kepergian putranya ke Jakarta, bekerja dan untuk  membahagiakan ibu nya yang seorang janda mati sejak Almarhum putranya berumur 3 tahun, terangnya.(Red)