Elemen Masyarakat Boyolali Deklarasi Cinta Damai -->

Header Menu

Elemen Masyarakat Boyolali Deklarasi Cinta Damai

Guntur Matalensa
Saturday, May 21, 2022


Boyolali,MATALENSANEWS.com-Dandim 0724/Boyolali Letkol Arm Ronald F Siwabessy, M.A. hadiri kegiatan ikrar dan deklarasi cinta damai sejumlah ormas, kelompok bela diri dan tokoh agama di Mapolres Boyolali, Jumat (20/5/2022 ). 


Ikrar sekaligus memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional. Sejumlah ormas nampak hadir antara lain, Pemuda Pancasila, Serdadu Seto Militan, Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), FKUB, Perwakilan kelompok beladiri antara lain, PSHT, PSHW, PS IKS, Tapak Suci, Perisai Diri dan Pagar Nusa. 


Tokoh masyarakat sekaligus sesepuh masyarakat Boyolali, Seno Kusumoarjo dalam sambutannya sangat mendukung terselenggaranya acara tersebut. Pendekatan melalui Deklarasi Cinta Damai sangat bagus dan diharapkan membawa hasil yang baik pula kedepan. 


“Ini bagus memanfaatkan momen Hari Kebangkitan Nasional. Bahkan, lebih bagus lagi bisa digelar rutin sebulan atau tiga bulan sekali.” Ujar Seno


Tuan rumah pun bisa digilir, misal Pemuda Pancasila nanti jadi tuan rumah. Lalu bergantian misalnya SS Militan, PSHT dan seterusnya. Sehingga tindak lanjut dari pertemuan seperti ini disepakati bersama. 


Diharapkan semua elemen bisa hadir dan terjadi komunikasi yang hangat. Sehingga tidak terjadi gesekan antar elemen dan tercipta kerukunan masyarakat Boyolali. Untuk menghindari terjadinya gesekan antar perguruan silat, bisa digelar kejuaraan silat terbuka.


“Sehingga antar perguruan silat muncul persaingan sehat dan positif.” imbuhnya


Ditambahkan, seni bela diri diciptakan dengan dilandasi semangat nasionalisme. Tiap seni bela diri, didalamnya ada semangat persatuan dan kesatuan. 


Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin mengatakan situasi kamtibmas di Boyolali secara umum aman dan terkendali. Hal tersebut bisa dicapai dengan menjaga dan memelihara kamtibmas di masyarakat. 


"Namun dari aspek kamtibmas ada hal-hal yang perlu kita siapkan untuk antisipasi kemungkinan meningkatnya potensi gangguan kamtibmas.” ucap Kapolres.

Karena meningkatnya aktifitas dan frekwensi kegiatan masyarakat diberbagai bidang, maka kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas pun turut meningkat.


(Agus Kemplu)