Ngerii !!. UN Ini, Temukan Organ Tubuh, Miripnya Diduga Ada Apa Ya, Hingga Almarhum AIA -->

Header Menu

Ngerii !!. UN Ini, Temukan Organ Tubuh, Miripnya Diduga Ada Apa Ya, Hingga Almarhum AIA

Guntur Matalensa
Saturday, May 21, 2022


HALSEL,MATALENSANEWS.com-Berinsial UN ini, bisa diduga dan bisa tidak, dia adalah salah satu Warga Masyarakat Desa Jeret Kecamatam Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel)  Maluku Utara.


UN terlihat dengan rauk Wajah sangat seram dan menakutkan saat menemukan sebuah Organ tubuh diduga milik Warga Desa Kasiruta Dalam (Halsel) yang hilang beberapa Waktu lalu. Sabtu, 21 Mei 2022.


UN merupakan orang ketiga (3) dengan sendirinya mengambil sebuah Organ tubuh disemak-semak pepohonan yang diduga milik Asri Iskandar Alam (27) yang hilang itu.


Terlihat dengan Rauk Wajah sangat Galak itu. UN sempat terjadi saling salah pemahaman dengan salah satu keluarga korban.


Hal ini dikatakan warga salah satu keluarga korban enggan menyebutkan Namanya,  mengatakan terjadi saling salah paham dengan UN dilokasih seputaran hilangnya korban.


"Saya sempat marah ke Bapak Udin Nukar karena organ tubuh yang didapatnya dan diangkat seperti mengangkat barang benda yang tidak berkaitan dengan organ tubuh manusia." Kata (Warga). Minggu, (21/05/2022), Sekira Pukul 10:14 Wit.


Sambungnya. Bahkan saudara Udin menyampaikan bahwa dia sudah terbiasa memegang bangkai manusia sambil teriak ke semua orang bahwa organ tubuh yang ditemukannya adalah benar milik Asri (Korban) jadi tidak perlu lagi ada yang merasa ragu. 


Saat itu banyak orang yang menyaksikan apa yang di katakan Udin, sehingga saya membalas pernyataan Udin Nukar bahwa mungkin saudara Udin yang membunuh Korban sehingga mengetahui persis kalau apa yang ditemukan benar milik Asri.


"Begitu juga UN diketahui merupakan Kakak Kandung RN di akrap Rinto yang diduga mengetahui dan melihat penyebab meninggalnya Asri Iskandar Alam (27) yang terjadi pada hari Minggu tanggal 1 mei 2022, di malam hari.


Namun RN diduga kuat menetupi Insiden yang menimpah korban pada saat itu." Warga) setempat. lanjutnya,


Selain itu, Di sampaikan keluarga Korban AC membenarkan bahwa, Sebelum korban hilang dan dinyatakan meninggal dunia, sempat  menceritakan perselisihannya dengan RN.


Waktu Asri (Korban) belum meninggal dunia ada mampir dirumah saya, dan usainya Asri pamitan pulang ke rumah dengan alasan RN telah menabang sebagian besar pohon Kayu di kebunnya.


Untuk dijadikan Balok dan Papan kemudian dijual di Labuha (Halsel), tetapi Asri Marah karena Kayu yang ditebang RN di persiapkan untuk Adiknya Wisudah karena saat ini, masih dalam tahap Kuliah di Kota Ternate.


Asri juga sampaikan sebagian besar Kayu yang sudah di tebang RN dan diangkut keluar dekat Air Laut melewati jalan belakang yang tidak diketahui adalah orang lain.


"Bahkan katanya ada Kayu Gufasa milik Asri juga mau di tebang RN sehingga Asri buruh-buruh pamitan pulang." Tutur (AC),


Sambung AC. Ada keponakan saya juga tahu persoalan ini, tetapi merasa takut dijaga dan di bunuh bila menceritakan kesalah pahaman antara RN dan Korban. "Sehingga keponakan saya merasa takut dan meminta agar Namanya tidak disebut ke siapa pun saja terkait persoalan tersebut." Cetusnya.


Terkait hal ini Awak media masih berusaha mengkonfirmasi Udin Nukar dan Rinto Nukar sehingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari keduanya.


(Tim/Jek/Red)