Petunjuk Baru, Salah Satu Media Biro Halsel Minta Polisi Fokus Lakalaut Atas Meninggalnya Warga Kasdam -->

Header Menu

Petunjuk Baru, Salah Satu Media Biro Halsel Minta Polisi Fokus Lakalaut Atas Meninggalnya Warga Kasdam

Guntur Matalensa
Wednesday, May 11, 2022


HALSEL,MATALENSANEWS.com-Salah satu Wartawan Media biro Halmahera Selatan meminta agar pihak Kepolisian Daerah Polda Maluku Utara Resort Polres Halmahera Selatan (Halsel) agar lebih banyak fokus pada Lakalaut atas meninggal dunia warga Desa Kasiruta Dalam Kecamatan Kasiruta Timur (Halsel).


Pasalnya, Dari hasil Investigasi salah satu Wartawan Halsel, pada hari Rabu, 11 April 2022, sekira pukul 10:36 Waktu Indonesia timur ( Wit).


Terlihat perahu kayu (Katinting) yang digunakan oleh Korban AIA (27) Warga Desa Kasdam terdapat goresan atau bekas tabrakan dibagian depan samping kiri. Sehingga membuat perahu tersebut pecah serta korban terjatuh ke sunggai dan diduga diterekam buaya.


Selain itu, menurut keterangan saksi atas nama Samsir Nasrun orang ketiga (3) yang menemukan perahu tersebut di depan Desa Jeret Kecamatan Kasiruta Timur (Halsel) bahwa dirinya melihat posisi perahu tersebut miring ke kanan dan terdapat Parang dan tiga (3) buah Jirgen berisi Air minum.


Perahu yang saya dapat sudah didepan Desa Jeret (Halsel), posisi didepan rumahnya Kepala Desa, didalam perahu ada satu buah parang dan tiga buah jirgen isinya Air tawar.


Posis perahu miring ke kanan dan dua jirgen terletak dilantai dan satu (1) jirgen lagi miring kanan. 


Kemudian perahunya, saya tarik dan bawah di tepi pantai didepan rumah milik mertua Asri (Korban).


"Begitu juga disampaikan Kakak kandung korban 'Julkarnain Iskandar Alam' mengatakan bertemu dengan korban berdekatan dengan Benteng.


"Saya dengan kedua adik saya bertemu dengan korban dekat benteng sekitar jam 19:30 Wit, pada tanggl 2 Mei 2022 dan saya ingatkan Korban bahwa ambil arah kanan karena didepan samping kiri ada Buaya.


"Begitu juga disampaikan saksi FH di akrap Roci bahwa dirinya bersama RN diakrap Rinto dari Desa Jeret menuju Desa Kasdam menggunakan perahu kayu (Katinting) dekat Sholat Magrib dan sempat melihat perahu katinting dekat benteng tapi tidak ada orangnya.


Sambung Roci, malam itu pikiran saya sudah terganggu jadi tidak ada konsentrasi lagi untuk melihat yang lainnya." kata (Roci). 


" Terpisah, Kapolsek Bacan Barat (Halsel) IPDA HASAN ABDUL WAHAB dikonfirmasi di tempat kerjanya mengatakan lapoaran Warga tetap ditrima dan siap ditindaklanjuti,


Kami dari pihak Polsek Bacan Barat (Halsel) Apapun laporan dari Masyarakat tetap kami tindaklanjuti, Penyelidikan yang sudah kami lakukan mulai dari pemeriksaan TKP dan minta ketetangan keluarga serta saksi saksi lain yang menemukan perahu milik korban. Kata (Abdul)


Sambung, Awalnya kami dan Masyarakat menduga korban meninggal dimakan buaya Namun siapa saja yang membuat laporan pasti kami tindaklanjuti. Saya sudah perintahkan Anggota terutama penyidik jangan menyerah terus lakukan penyelidikan. 


Apa penyebab korban hilang atau meninggal dunia sebab kami belum bisa pastikan sebagian Rangka dan daging yang ditemukan apa manusia atau bukan dan kalau manusia kita harud pastikan dulu apa itu Korban yang hilang atau bukan, karena saat itu apa yang ditemukan warga langsung melakukan penguburan. Tetapi kami tetap terus berusaha sampai titik akhir. Jelas (Abdul).


(Tim/Jek/Red)