Sosok Ketua KPU 2022-2027 Hasyim Asy’ari dan Harta Kekayaannya -->

Header Menu

 


Sosok Ketua KPU 2022-2027 Hasyim Asy’ari dan Harta Kekayaannya

Tuesday, May 10, 2022

Ketua KPU Periode 2022-2027 Hasyim Asy'ari

MATALENSANEWS.com-
Nama Hasyim Asy’ari menjadi sorotan usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Ketua KPU Periode 2022-2027.


Dalam pelantikan di Istana Negara, Selasa (12/4/2022), itu, Jokowi melantik tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu.


Hasyim Asy’ari sendiri terpilih menjadi Ketua KPU berdasarkan rapat pleno pertama KPU pascapelantikan.


Hasyim ternyata bukan orang baru dalam keanggotaan KPU.Ia merupakan satu-satunya petahana yang terpilih kembali pada periode 2022-2027 ini.


Pada periode 2016-2017 silam, ia pernah terpilih menjadi anggota KPU RI pergantian antar waktu.


Kemudian ia kembali terpilih menjadi anggota KPU pada periode 2017-2022.
Di sisi lain, Hasyim merupakan seorang dosen di berbagai perguruan tinggi, baik magister hingga doktor.


Hasyim menjadi dosen Hukum Tata Negara (HTN), Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sejak 1998 sampai sekarang


Selain itu, ia juga mengajar di Program Studi Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Undip, serta Program Studi Doktor Ilmu Sosial, Konsentrasi Kajian Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Undip.


Hasyim juga merupakan dosen Program Doktor Ilmu Kepolisian, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Lembaga Pendidikan dan Latihan Kepolisian Republik Indonesia (Lemdiklat Polri)


Sementara itu, pria berusia 49 tahun tersebut juga termasuk sebagai tokoh yang memiliki harta kekayaan bernilai fantastis.
Melansir dari laman elhkpn.go.id, Senin (9/5/2022) harta kekayaan Hasyim Asy’ari mencapai Rp7,6 miliar.


Jumlah tersebut bahkan menjadi yang terbanyak dibandingkan dengan enam anggota KPU lalu.


Hasyim tercatat mempunyai harta berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Rembang, Semarang, dan Pati senilai Rp5,6 miliar.


Kemudian ia juga memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp307 juta.
Selain itu, ia juga mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp780 juta dan harta setara kas sebesar Rp990 juta.(Red)