Kapolsek Indari Sangat Berharap Rekan rekan Media Bersabar, Kasus Mutilasi Menunggu Proses Otopsi dan Akan Naik Status Tersangka -->

Header Menu

Kapolsek Indari Sangat Berharap Rekan rekan Media Bersabar, Kasus Mutilasi Menunggu Proses Otopsi dan Akan Naik Status Tersangka

Guntur Matalensa
Thursday, June 2, 2022


HALSEL,MATALENSANEWS.com- Terkait jalannya proses hukum atas pembunuhan secara sadis atau (Dimutilasi) di Desa Kasiruta Dalam Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) atas kinerja pihak penyidik Kepolisian Sektor Indari, Bacan Barat melalui Kapolsek Indari, Hasan Abdul Wahab mengatakan, soal kasus tindak pidana pembunuhan secara mutilasi yang terjadi, dari pihak penyidik Polsek Bacan Barat bekerja sama dengan penyidik Polres Halmahera Selatan saat ini masih terus dilakukan penyelidikan.


"Karena mengingat kasus tersebut terjadi tidak ada saksi yang menyaksikan langsung, maka perlu waktu untuk melakukan penyelidikan lebih dalam lagi dan kami memerlukan kerja keras oleh penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia Resort Polres Halmahera Selatan untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan tersebut,"  jelas Kapolsek melalui pesan via Watshapp, sekira pukul 4.00 Wit, dini hari. Kamis, 02/06/2022.


Kapolsek Indari, sangat merespon terkait unjuk rasa dari pihak keluarga Korban kemarin itu, yang telah mendesak untuk  mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.


Kami juga terus melakukan penyelidikan sesuai prosudur yang berlaku," kata beliau.


Lanjut. Kapolsek Indari juga membenarkan, saat ini dari pihak penyidik sudah memeriksa 14 orang saksi dan mengantongi sejumlah barang bukti.


Selanjutnya menunggu, karena dalam proses otopsi berjalan dan saat ini Dokter forensik dari Polda Sulawesi Selatan, yang mana telah kami sampaikan permintaan dalam orasi kemarin itu.


"Kemudian berdasarkan hasil otopsi tersebut akan digelar perkara untuk dinaikan status dari penyelelidikan menjadi penyidikan." terangnya.


"Kata dia, proses hukum itu sesuai aturan dan perundang undangan yang berlaku, bukan sesuai kemauannya sendiri.


Adapun tuduhan publik terkait tidak serius pihak penyidik untuk bisa mengungkap pelaku pembunuhan secara mutilasi itu, harus membutuh waktu.


Kapolsek Indari Menyebutkan terkait proses penyelidikan yang ketidak seriusan itu tidak benar. Sebab pihak Kepolisian dalam hal ini penyidik sungguh-sungguh dan benar-benar serta sangat serius untuk berusaha mengungkap kasus tersebut.


"Dan hanya saja kami membutuhkan waktu sesuai prosudur hukum." ujar Hasan.


Ia, menyampaikan lambat atau cepat, pelaku pembunuhan secara mutilasi tersebut pasti akan terungkap.


Untuk itu, saya berharap masyarakat bersama keluarga korban dan serta publik harus bersabar. 


Sebab. kami masih menunggu proses Otopsi dari pihak dokter forensik dan hasilnya akan digelar perkara oleh pihak Kepolisian untuk bisa menetapkan tersangka," jelasnya 


Selain itu, Saya sangat berharap kepada rekan - rekan jurnalis Kabupaten Halmahera Selatan agar bersabar, untuk mengespos berita terkait kasus tersebut. Karena sangat berakibat situasi lebih memanas. Dan akan mempengaruhi cepatnya kerja pihak penyidik Kepolisian," tutur Kapolsek Indari.


(Tim/Jek/Redaksi)