Tenaga Kerja Terminal Tingkir Jatuh, Diduga PT.Mitra Pembangunan Kalbar Tak Indahkan K3 -->

Header Menu

Tenaga Kerja Terminal Tingkir Jatuh, Diduga PT.Mitra Pembangunan Kalbar Tak Indahkan K3

Wednesday, June 15, 2022

Foto : Lingkaran tempat terjatuhnya Tukang (Kustadi)

SALATIGA,MATALENSANEWS.com-PT.Mitra Pembangunan Kalbar selaku pelaksana proyek pembangunan Peningkatan Revitalisasi Terminal Tipe A Tingkir Salatiga diduga mengabaikan manajemen Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Rabu (15/6/2022).


Menurut Ketua LMPI Kota Salatiga Arif Satria Asmara dari awal pelaksanaan pembangunan Terminal Tingkir,senilai Rp 33.849.623.378.16 tidak menerapkan K3.


Arif berharap pihak terkait menyelidiki kecelakaan kerja di proyek terminal Tingkir, dan telah menginstruksikan penghuni untuk menghentikan semua aktivitas kerja di dalam lokasi.


Hal ini sebagai tindakan keselamatan umum, setiap cara dimana seorang pekerja dapat jatuh dari ketinggian (misalnya, sisi terbuka, bukaan dan permukaan rapuh) harus diidentifikasi dan dijaga atau ditutup. Selain itu, pekerja harus dilengkapi dengan peralatan keselamatan untuk mencegah jatuh, tambahnya Ketua LMPI Kota Salatiga.


"Padahal K3 sudah diatur dalam Undang-undang nomor 1 tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja."


Arif menambahkan, Proyek pemasangan struktur kerangka bangunan di kawasan Terminal Tingkir Kota Salatiga memakan korban.


Seorang pekerja terjatuh bernama Kustadi warga Grabag Magelang dan bekerja di Proyek Terminal Tingkir sebagai tukang kayu.


Saat ini korban langsung dibawa ke RSU Salatiga dan Pimpropnya Johan tidak ada dilokasi, terang Ashar selaku pelaksana.


Dari informasi beberapa sumber, Korban atas nama Kustadi yang terjatuh dikabarkan meninggal dunia.(GT)