Diduga Kuat Tutupi Masalah, Ibu Hamil Alami Kritis Akibat Bangunan Palafond RSUD Runtuh -->

Header Menu

Diduga Kuat Tutupi Masalah, Ibu Hamil Alami Kritis Akibat Bangunan Palafond RSUD Runtuh

Wednesday, August 10, 2022


LABUHA,MATALENSANEWS.com- Diduga kuat pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibu/Kota Labuha Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara menyembunyikan pasien yang mendapat musibah akibat bangunan palafond yang runtuh saat pasien berobat di Ruangan tersebut bukan untuk kesembuhan malah membuat pasien kritis.


Pasalnya, Bangunan RSUD yang terletak di Desa Marabose Kecamatan Bacan (Halsel) terlihat sudah rapuk dan retak akibat goncangan gempa beberapa waktu lalu membuat bangunan tersebut runtuh dan mengenali salah satu pasien ibu hamil.


Dari hasil pantauan salah satu awak media biro Halsel terlihat sejumlah retakan di bagian dinding bangunan rumah sakit dan beberapa palafon disejumlah ruangan tak layak dijadikan tempat perawatan bagi pasien yang menginap.


Hal ini membuat salah satu pasien ibu Kartini M. Noor yang sedang hamil dengan usia kandungan sembilan bulan tertimpa runtuhan palafond triplek di ruangan kebidanan pada dini hari Selasa, 09/8/2022, Sekitar pukul 21:40 Wit.


Bukan itu saja, korban pun mengalami luka serius dibagian kaki kiri dan bengkak dibagian kepalanya, membuat korban pinsan kurang lebih satu jam lamanya.


"Sementara korban atas nama Hi Muhda saat ditemui salah satu Wartawan biro Halmahera Selatan  sangat menyesalkan insiden yang menimpah istri tercintanya itu.


Semestinya pihak RSU memperhatikan bangunan yang sudah rapuh atau tidak layak lagi, agar melaporkan ke pihak terkait untuk memperbaikinya. Kalau istri saya sudah seperti ini siapa yang akan pertanggung jawab.


Lanjutnya, Ini akibat dari runtuhan bangunan RSUD, telah mengenali istri saya dibagian kepala dan kaki sampai luka." Awalnya istri saya diruang sebelah tetapi di pindahkan oleh pihak RS ke ruangan yang sudah tidak layak dan tiba-tiba bangunan runtuh mengenali istri saya."  Kesal (Muhda).


Parahnya lagi, sejumlah petugas kesehatan yang menyaksikan kejadian yang menimpah pasien saat di konfirmasi Wartawan Media yang diduga kuat menutupi peristiwa tersebut.


Maaf pak tidak ada kejadian atau runtuhan yang terjadi di rumah sakit ini, emang bapak wartawan dapat informasi dari mana dan siapa yang bilang. 


Dengan begitu, parahnya petugas kesehatan meminta awak media menghapus foto dan melarang awak media untuk meliput kejadian nahas itu.


Selain itu, direkaman video dan rekaman suara juga terdengar para petugas kesehatan memanggil security dengan tujuan agar security dapat menghapus semua barang bukti dan mengusir awak media tersebut.


Hal ini sudah sering terjadi yang dialami wartawan saat melakukan peliputan di RSUD, terkait pelayanan pihak rumah sakit yang tidak maksimal atau mengkomfirmasi pihak rumah sakit sering kali dicegah dan diusir keluar dari rumah sakit.


Terpisah Kepala ruangan kebidanan  RSUD Ibu/Kota Labuha (Halsel) nggan menyebutkan namanya saat dikonfirmasi Awak Media melalui telfon seluler diduga kuat turut menyembunyikan terkait rentuhan bangunan rumah sakit itu.


"Tidak terjadi apa-apa dan tidak ada pasien tertimpah runtuhan bangunan, tadi sebatas ada terlipleks jatuh tetapi tidak kenal pasien dan tidak ada pasien yang luka kenal rentuhan." Ucap (Kepala ruangan kebidanan).


(Tim/Jek/Red)