Tuti Nusandari Roosdiono Bersama Kemenkes Adakan Sosialisasi Penurunan Stunting Dan Vaksinasi Di Kendal -->

Header Menu

Tuti Nusandari Roosdiono Bersama Kemenkes Adakan Sosialisasi Penurunan Stunting Dan Vaksinasi Di Kendal

Tuesday, August 16, 2022


Kendal,MATALENSANEWS.com- Masih tingginya angka stunting di Jawa Tengah, membuat keprihatinan tersendiri bagi Tuti Nusandari Roosdiono anggota DPR RI komisi IX fraksi PDI Perjuangan. Untuk itu Bersama Kemenkes Tuti N Roosdiono mengadakan Sosialisasi Penurunan Stunting dan Vaksinasi Boster di Kabupaten kendal, Sabtu (13/08/2022).


Melalui sambungan teleconverence Tuti panggilan akrab Tuti Nusandari Roosdiono mengatakan bahwa kegiatan ini di selengggarakan dalam rangka mengedukasi masyarakat dalam penurunan angka stunting dan covid 19, dengan harapan terciptanya komitmen dari seluruh pihak yang hadir untuk berperan aktif dalam penanggulangan stunting di tengah tengah masyarakat.


Sebagai anggota DPR RI komisi IX yang bermitra kerja dengan Kemenkes kita akan selalu bekerja sama dalam mendukung program pemerintah yang telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.


" Semoga dengan adanya edukasi dan pemahaman stunting masyarakat lebih sadar akan Hidup Sehat, serta memahami penyebab dari stunting" tambah Tuti Sebelum berpamitan.


Ir Dina Agoes Soelistijani fungsional Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kemenkes mengatakan bahwa kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemahaman penyebab stunting menjadi faktor tingginya angka stunting. Banyak kasus stunting terjadi di kalangan menengah kebawah, untuk itu bersama Kemenkes akan terus giat mengedukasi masyarakat agar paham akan penyebab stunting.


" Stunting muncul akibat ketidak kesiapan orang tua dalam perawatan anak, pernikahan dini salah satu penyebabnya" tambah Dina. 


Selain sosialisasi acara yang di hadiri oleh Ir Dina Agoes Soelistijani dari kemenkes, Drs. H. Akhmad Suyuti anggota DPRD kabupaten Kendal, Abdul Mufid, S.H., M.M., camat Patebon, Sis Budiyono Tenaga Ahli Tuti Nusandari Roosdiono, serta tamu undangan yang akan mengikuti Vaksin Boster. Dengan target 1.000 dosis selama 3 hari di harapkan dapat di manfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya.(Tri)