Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Rabu, 08 Maret 2023, 11:19:00 PM WIB
Last Updated 2023-03-08T16:19:46Z
BERITA PERISTIWANEWS

Bupati Halsel Diminta Copot Kedua Oknum DP3AKB, Diduga Menghalangi Wartawan

Advertisement


LABUHA,MATALENSANEWS.com- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Usman Sidik, didesak secepatnya melakukan pencopotan terhadap Oknum Honorer dan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A-KB) Halmahera Selatan karena sangat membahayakan keselamatan nyawa setiap Korban kekerasan dibawah Umur.


Desakan tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalesang Anak Negeri (KANE) Halmahera Selatan, Risal Sangadji mengatakan, perbuatan kedua oknum Honorer dan PNS DP3A-KB Halsel tidak bisa diberikan toleransi oleh Bupati Halmahera Selatan.


Sebab keselahan pertama yang telah dilakukan oleh Oknum Hononer, Ibu Ama disingkat namanya, melakukan pembiaraan terhadap pelaku kejahatan mendatangi Rumah Aman P2TP2A, untuk bertemu dengan Korban dibawah Umur hingga membuat pelaku membawa korban dari Rumah Aman sejak tanggal 22 sampai 26 Februari 2023 tanpa mengetahui orang tua dan keluarga korban.


"Hal seperti ini sangat membahayakan keselamatan nyawa setiap Korban kekerasan dibawah Umur, dilindungi di rumah aman P2TP2A, sehingga kejadian yang sengaja dibuat oknum bersangkutan sudah menimbulakan kerugian besar kepada keluarga korban." kata Risal pada awak media biro Halmahera Selatan. Rabu, 8/3/2023.


Kata dia. Sementara keselahan kedua oknum PNS pada Dinas P3AKB tersebut, membatasi dan atau menghalang-halangi Wartawan untuk melakukan konfirmasi orang tua Korban di rumah aman pasca mengetahui kekosongan makanan hingga membuat para korban kesulitan mendapatkan makanan dan meminum Air Keran. 


Olehnya itu, Pelanggaran yang dilakukan kedua oknum tersebut sudah diakui yang bersangkutan dan kami juga memiliki bukti-bukti saat seorang Wartawan biro Halmahera Selatan diminta menghadap ke Kantor DP3AKB secara baik-baik, namun nyatanya Wartawan bersangkutan dibentak-bentak sambil terjadi adu mulut dengan sejumlah pegawai disana. "Bahkan Wartawan dipaksa menjelaskan hasil peliputannya kepada mereka." terangnya.


Untuk itu, Ketua DPD LSM KANE Halmahera Selatan, meminta dengan Hormat kepada Bupati Halsel, Bapak Usman Sidik secepatnya mengambil keputusan untuk mencopot oknum Honorer tersebut dan mengevaluasi oknum PNS, saudari Ibu Nina dari Dinas P3AKB Halmahera Selatan tersebut. (tim/Jek/Redaksi)