Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Sabtu, 17 Juni 2023, 8:44:00 PM WIB
Last Updated 2023-06-17T13:44:03Z
BERITA POLISINEWS

Jumat Curhat Presisi, Polres Salatiga Diskusi Interaktif Dengan Komunitas Difabel Salatiga

Advertisement


Salatiga,MATALENSANEWS.com- Puluhan  Warga Penyandang Difabel Kota Salatiga, menyampaikan kritik, keluhan dan saran serta  masukan kepada Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan, S.IK, saat Polres Salatiga menggelar acara Jumat Curhat Presisi dengan penyandang difabel di Pendopo Polres Salatiga, Jumat, 16/06/2023.


Puluhan penyandang disabilitas baik yang sejak lahir maupun akibat kecelakaan kerja yang hadir pada Jumat Curhat Presisi di cek kesehatannya oleh Dokkes Polres Salatiga, sebelum diskusi interaktif dengan Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan, S.I.K yang didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Salatiga, didahului dengan makan siang bersama.


Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan S.I.K dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dan mohon maaf atas segala keterbatasannya khususnya terkait dalam hal komunikasi, selanjutnya Kapolres Salatiga mempersilahkan seluruh yang hadir untuk menyampaikan keluhan, kritik maupun saran masukan.


Mengawali diskusi interaktifnya salah seorang penyandang disabilitas M Sholeh  mempertanyakan permasalahan SIM bagi penyandang disabilitas yang merasa sangat kesulitan dalam hal mendapatkan SIM, hal yang hampir serupa ditanyakan oleh Aji penyandang disabilitas Tuna Rungu.


Selanjutnya Aditya dan Kurniawan Mahasiswa Tingkat Akhir IAIN Salatiga penyandang tuna netra mengeluhkan terkait adanya penyandang disabilitas seperti dirinya yang ketika menjadi korban tindak pidana sangat kesulitan dalam hal melaporkan karena kurangnya dalam hal menggambarkan pelaku kejahatan, sehingga penyandang tuna netra sangat rentan menjadi korban tindak pidana untuk itu mohon kiranya menjadi perhatian khusus aparat kepolisian,  selain itu masih adanya sikap skeptis dari masyarakat terhadap penyandang disabilitas, keluhnya.


Salah seorang penyandang disabilitas atas nama Bronto juga mengeluhkan kurangnya sosialisasi di masyarakat terkait alat bantu yang mereka gunakan seperti tongkat, yang dirasa kurang dipahami sehingga mohon bantuan dari pihak kepolisian untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat.


Demikian juga halnya Agung menyampaikan untuk membantu terwujudnya ULD (Unit Layanan Disabilitas) sehingga bisa menjadi wadah bagi seluruh penyandang disabilitas yang ada di Kota Salatiga. Kemudian Vincen salah seorang penyandang tuna wicara mengusulkan agar dilaksanakan pelatihan atau memperbolehkan pengenalan bahasa isyarat baik bagi kepolisian maupun masyarakat umum agar memudahkan dalam berkomunikasi.


Kapolres Salatiga  dalam tanggapannya menyatakan akan memfasilitasi SIM bagi penyandang disabilitas, agar  berkomunikasi melalui Bapak Ngadimin selaku Ketua Paguyuban Penyandang Disabilitas Kota Salatiga untuk memudahkan mendapatkan pelayanan SIM D, kemudian terkait tindak pidana semua sama di mata hukum, dan laporkan setiap tindak pidana yang terjadi, walaupun itu merupakan kendala namun bukan merupakan jalan buntu, terkait dengan sosialisasi, Polri akan membantu dengan  sepenuh hati dan akan mendorong turut mendorong terwujudnya ULD untuk memudahkan pelayanan bagi penyandang disabilitas, jelas AKBP Feria Kurniawan, S.I.K.


Ngadimin selaku Ketua Penyandang Disabilitas Kota Salatiga sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Curhat yang baru sekali ini dirasakan penyandang disabilitas Kota Salatiga.


" Terima kasih Bapak Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan, S.I.K, di Polres Salatiga sudah memadai sarana penunjang bagi penyandang disabilitas" ungkapnya.


"Dalam waktu dekat ini Polres Salatiga akan melatih sebanyak 5 personil Polwan Polres Salatiga untuk mempelajari bahasa isyarat dengan tujuan untuk memudahkan komunikasi dalam melayani masyarakat khususnya kaum disabilitas dan ke depan Polres Salatiga akan berkolaborasi dengan Komunitas Disabilitas Kota Salatiga dalam berbagai kegiatan sehingga memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat", ucap Kapolres Salatiga.


Kapolres Salatiga sebelum mengakhiri  kegiatan  mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan penyandang disabilitas bagi Polres Salatiga terkait sarana dan prasarana yang memadai bagi penyandang disabilitas,  setiap kritik, saran, masukan dan informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti jajarannya  dan berkomitmen akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, silahkan bisa melalui call center 110 maupun Lapor Pak Kapolres, tutup AKBP Feria Kurniawan, S.I.K.


( Hum/Red)