Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Sabtu, 29 Juli 2023, 4:03:00 PM WIB
Last Updated 2023-07-29T09:03:26Z
BERITA UMUMNEWS

Masyarakat Geram Kinerja Ibu Camat Pencado Malas Berkantor, Kantor Camat Jadikan Kandang Kambing

Advertisement


TALIABU|Matalensanews.com- Kekesalan Masyarakat Pencado dan sekitarnya bermula saat berkunjung di pusat pelayanan kecamatan tidak menemukan Ibu Camat dan satu orang pun pegawai kecamatan yang berkantor disana. 


Pasalnya, saat jam kerja, pintu kantor kecamatan pun tertutup sehingga warga masyarakat yang ingin berurusan terpaksa harus pulang.


Dan pada malam hari, Kantor Kecamatan Pencado, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara seperti rumah yang tak bertuan karena tidak memiliki lampu listrik. Hal ini menambah kekesalan masyarakat terhadap Camat Pencado beserta pegawainya.


Sejumlah warga masyarakat setempat yang enggan dipublikasikan namanya dalam pemberitaan ini, yang mengeluhkan kinerja Camat Pencado yang tidak berkantor itu, hanya tidur nyenyak di ibukota Bobong itu sendiri.


Ia katakan camat merupakan perangkat daerah kabupaten Pulau Taliabu yang berkedudukan untuk memimpin sebuah wilayah kecamatan. 


Camat itu kan pemimpin dan koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kerja kecamatan yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan kewenangan pemerintah kabupaten atau dengan kata lain ia adalah perpanjangan tangan bupati.


Namun ironisnya hari ini, Camat Pencado selaku Pj Kepala Desa Sumbong beserta pegawai kecamatannya juga tidak masuk kantor. Bahkan kantor yang diperuntukan untuk kegiatan pemerintahan kecamatan tertutup rapi saat jam kerja.


“Kami sebagai masyarakat Desa Pencado sangat menyayangkan sikap malasnya camat selaku Pj.Kades Sumbong itu dan pegawainya yang tidak berkantor itu kurang lebih satu tahun di jam kerjanya di Tahun 2023 ini.


Saat itu, Kantor Kecamatan Pencado tertutup rapat, tidak ada satupun pegawai atau pun camat di dalam kantor,” ujarnya pada awak media Matalensanews.com. Sabtu (29/7/2023).



Ia melanjutkan Camat Pencado selaku Pj Kepala Desa Sumbong tetapi jarang ada di tempat. Tidak hanya camat termasuk pegawainnya, sehingga masyarakat yang berurusan di kantor kecamatan terpaksa pulang.


“Kantor tersebut juga sudah tidak terawat, hal ini terbukti pada malam hari lampu listrik kantor semuanya gelap gulita. Ini bukan lagi kantor tapi seperti goa atau rumah yang tak bertuan. Kerja mereka digaji oleh negara. Harapan kami semoga Pemda Kabupaten Pulau Taliabu menegur pihak Kepala Kecamatan Pencado agar lebih disiplin lagi,” tegasnya.


Tidak hanya itu, Gaji pegawai Honorer pun sudah kurang lebih satu tahun tidak dibayarkan akhirnya mereka malas berkantor. 


Lebih parahnya lagi, Ibu Camat selaku Pj.Kades Sumbong tersebut katanya juga tidak pernah turun disana selama Camat itu, dilantik.


Disisi lain, Pekerjaan Jalan setapak kurang lebih 100 meter juga belum selesai, Anggaran Pemeliharaan Babi senilai Seratus juta lebih belum juga diselesaikan. 


"Kemudian, kami dapat informasi ini, katanya banyak Masalah di Desa Sumbong, seperti Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dari 70 orang warga yang layak harus menerima itu. Tapi hanya 40 orang saja yang terima BLT-DD tersebut." kata sekelompok warga masyarakat disana.


"DPC-Gerakan Pemuda Marhaenis Pulau Taliabu Soroti Kinerja Camat selaku PJ. kepala desa Sumbong"


Menanggapi hal itu, ketua DPC-GPM Pulau Taliabu, Lisman mendapat banyak informasi dari masyarakat disana, bahwasanya melihat sikap Camat Pencado yang terkesan ogah-ogahaan ngantor sudah tidak asing didengar lagi.


Menurutnya, sikap malas-malasan ngantor itu mulai terjadi di Tahun 2023 ini. “ Sudah seperti itu, apalagi di Tahun 2023 sekarang mulai terkesan ogah-ogahaan ngantor,” ungkapnya. Sabtu ( 29/7/2023).


Dikatakannya, tidak ngantornya Camat Pencado ini yang semestinya memperjuangkan pelayanan dan aspirasi masyarakat sangat disesalkan masyarakat. Karena mereka sudah diberi kepercayaan oleh pemerintah daerah Kabupaten.


Sementara pada kenyataannya, terkesan sudah mulai togah-ogahaan ngantor. ” Jadi sebenarnya ini merupakan kesalahan masyarakat itu sendiri, kenapa masyarakat harus diam seperti itu ,” tandasnya.



Olehnya itu, Dewan Pemimpin Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis ( DPC-GPM) Pulau Taliabu desak Bupati, Aliong Mus agar segera memecat Kepala Kecamatan ( Camat) Pencado sekaligus Pj.Kades Sumbong dari Jabatannya.


"Sebab banyak informasi dari masyarakat setempat yang kami dapat bahwa, Camat selaku Pj.Kades Sumbong tidak pernah masuk kantor. Seharusnya seorang pejabat publik dapat memberikan contoh pelayanan yang baik kepada masyarakatnya, bukan malah mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya." tegas bung Dex.


Hingga berita ini ditayangkan. Pejabat yang bersangkutan belum dapat dikonfirmasi. (Redaksi/Jek)