Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Minggu, 16 Juli 2023, 11:58:00 PM WIB
Last Updated 2023-07-16T16:58:06Z
BERITA PERISTIWANEWS

Pengacara Sebut Lukas Enembe Sakit dan Dibawa ke RSPAD

Advertisement


Jakarta|MATALENSANEWS.com- Pengacara Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona menyampaikan kliennya sakit dan dibawa ke RSPAD. Namun Lukas disebut sempat menolak tak mau dibawa ke RS karena kesal dengan KPK.


Awalnya Petrus mengaku dikontak Jaksa KPK, pada Minggu siang sekitar Pukul 14.00 WIB, untuk datang membujuk Lukas Enembe agar mau dibawa ke RSPAD. Petrus menyebut kondisi Lukas sakit sehingga harus dibaww ke RSPAD, karena mual, pusing dan sudah dua hari tidak makan.


"Jadi saya diminta datang, untuk membujuk Pak Lukas untuk mau dibawa ke RSPAD. Saya dapat kabar, kemarin itu (Sabtu), Bapak Lukas sudah bersedia dibawa ke rumah sakit, karena kondisi kesehatannya yang sudah drop, tapi ditunggu hingga pukul 19.00 WIB, tidak kunjung dibawa. Baru mau dibawa pada pukul 21.00 WIB, dimana Pak Lukas sudah tidur. Dan besoknya (hari ini/Minggu), KPK baru mau bawa Pak Lukas ke RSPAD, tapi Pak Lukas sudah kadung kesal, jadi tidak mau dibawa ke RSPAD," kata Petrus, kepada wartawan, Minggu (16/7/2023).


Ia menyebut kondisi Lukas telah menurun karena sudah tidak makan 2 hari. Selain itu kaki Lukas disebut membengkak.


"Kondisinya sudah drop, sudah dua hari tidak masuk makanan, karena mual dan mengeluh pusing, serta ketika dibantu diminumkan air putih, Pak Lukas kesulitan menelan air minum. Seperti kesakitan tenggorokannya. Dan saya lihat kakinya mulai bengkak lagi," katanya.


Selain itu, Petrus mengaku mendapat informasi bahwa Lukas buang air besar dan kecil di atas tempat tidurnya. Petrus mengungkap saat dia dan adik Lukas, Elius Enembe, datang melihat kondisi dan membujuk agar mau berobat, Lukas baru bersedia dibawa ke RSPAD. Selanjutnya dokter KPK disebut membuatkan rujukan agar Lukas dibawa ke RSPAD.


"Saya lihat wajah Pak Lukas sudah sangat pucat, karena saat bertemu Pak Lukas diantar dari kamar tahanan oleh lima tahanan dan menjelaskan kondisi Bapak Lukas, bahwa sudah parah, hanya tiduran saja, tidak makan, minum dua hari, bahkan mereka membersihkan tempat tidurnya karena ngompol dan BAB di tempat tidur," ujarnya.


Sementara itu, tim pengacara Lukas sempat menunggu di RSPAD usai mendapat informasi tersebut. Petrus mengatakan, Lukas akhirnya tiba di RSPAD pada Minggu malam.


Dari informasi Cosmas dan Antonius, keluarga Pak Lukas, yaitu Elius Enembe juga sudah tiba di RSPAD. "Jadi benar benar sudah drop kondisi Pak Lukas. Kesehatannya sudah menurun. Sedangkan besok (Senin) sudah mulai sidang lagi," ujarnya.


"Masuk RSPAD jam 20.43 WIB," kata Petrus.


Sementara itu KPK sudah dihubungi secara terpisah terkait informasi tersebut. Namun KPK belum memberi respons.


Diketahui Lukas Enembe didakwa menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46,8 miliar. Jaksa mengatakan suap dan gratifikasi itu diterima dalam bentuk uang tunai dan pembangunan atau perbaikan aset milik Lukas.(**)