Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Kamis, 20 Juli 2023, 10:21:00 PM WIB
Last Updated 2023-07-20T15:21:01Z
BERITA UMUMNEWS

Tuti N Roosdiono Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Semarang

Advertisement


Kab.Semarang, MATALENSANEWS.com-Untuk kesekian kalinya, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Tuti N Roosdiono melaksanakan sosialisasi empat pilar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 1, Kamis (20/07/2023).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat yang 90% berasal dari warga Kecamatan Ungaran Timur. Tepat satu bulan setelah kegiatan yang sama, di Kecamatan yang sama juga. Peserta kali ini terdiri dari 60% Ibu-ibu yang berasal dari Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur.


Sosialisasi tersebut mempunyai tujuan untuk mengajak masyarakat untuk bisa mengenal, memahami dan mengimplementasikan empat pilar yang meliputi UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terutama bagi Masyarakat Ungaran Timur yang memilik jumlah penduduk yang cukup banyak di Kabupaten Semarang 


Menurut Tuti, empat pilar ini sangat penting karena, selain jumlah masyarakat yang cukup banyak, juga untuk terus disosialisasikan karena sekarang ini masyarakat banyak kehilangan pegangan akan bernegara yang baik. 


"Sosialisasi empat pilar ini maksudnya untuk persatuan seluruh bangsa Indonesia karena saat ini terjadi sedikit kehilangan pegangan. Banyak masyarakat yang cuek dan tidak mau tahu kepada sesama sehingga harus kembali ke etika budaya mengingat empat pilar memang menjadi basic kekuatan bangsa Indonesia dengan kebersamaan dan saling menunjang gotong royong," katanya. 


Saat ini lanjut Tuti, masyarakat saling terpecah belah dengan adanya berita yang belum tentu kebenaranya maupun pilihan politiknya. Seharusnya dalam membangun bangsa harus dilakukan bersama-sama tidak bisa hanya satu atau dua golongan saja. 


"Jadi semuanya harus bersinergi, banyaknya keragaman suku, budaya, bahasa dan pulau harus dirawat demi kemajuan dan keutuhan pembangunan NKRI. Positif bukan hanya dalam bernegara tapi juga dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya. 


Dalam sosialisasi tersebut juga menghadirkan Sis Budiyono sebagai moderator, dan Sutaryo, Tokoh Masyarakat Kabupaten Semarang sebagai pembicara.  Sutaryo menuturkan, Pancasila menjadi satu-satunya nilai yang harus dijaga dan dipedomi karena menjadi dasar ideologi, pandangan hidup, filsafat dan pemersatu bangsa. 


"Kalau mempermainkan Pancasila maka republik ini akan terkoyak," tutur Sutaryo. (Tri)