Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Selasa, 24 Oktober 2023, 10:32:00 AM WIB
Last Updated 2023-10-24T03:32:02Z
BERITA UMUMNEWS

Aksi Solidaritas Palestina, Warnai Hari Santri Yayasan Taqwiyatul Wathon

Advertisement


Demak| MATALENSANEWS.com-Suasana meriah nampak di halaman MTs Taqwiyatul Wathon Sumberejo Kecamatan Mranggen Demak Jawa Tengah. Hal itu karena ratusan siswa dan guru sekolah tersebut, merayakan rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional, Sabtu (21/10/23).


Berbagai Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya adalah, upacara, arak-arakan, drumband show, menghafalkan surat Al Qur'an juz 30, nadlom nahwu, serta sosio drama religi dengan tema nasional, "Jihad Santri Jayakan Negeri". 


Dalam amanat upacara hari santri, Kepala Madrasah Tsanawiyah, Mukhayanah, M.Pd. menyampaikan, "Santri harus memiliki pribadi yang selalu siap melanjutkan perjuangan para kiyai, mendarmabaktikan hidupnya untuk negeri", kata Yana.


"Untuk itu kita perlu meniru semangat jihad yang dikobarkan Mbah Hasyim Asy'ari serta para mu'asis yaitu jihad untuk negeri, jihad untuk Agama, hingga jihad bagi diri sendiri, dengan cara mengedepankan adab dalam perilaku sehari- hari", pungkas Yana.


SOLIDARITAS KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA.


Rangkaian peringatan hari santri juga secara setentak dilaksanakan di beberapa lembaga yang berada di naungan Yayasan Islam Taqwiyatul Wathon, yaitu di RA, MI, MTs dan MA hingga para santri Rumah Tahfidz Taqwiyatul Wathon.


Kegiatan- kegiatan tersebut berupa Istighotsah munajat dzikir dan do'a, untuk keselamat warga Palestina dan bagi Kemerdekaan Negara Palestina yang dijajah oleh zionis Israel.


Ketua Yayasan Taqwiyatul Wathon, Kambali menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan oleh para siswa dan guru adalah benar-benar aksi kemanusia'an, karena di Palestina terdapat tempat suci bagi lintas agama, yaitu masjid Al Aqsha dan kompleks sekitar, maka sudah semestinya dijaga kesuciannya.


"munajat dzikir dan doa yang dikumandangkan para siswa santri serta guru, sesungguhnya karena panggilan hati bentuk rasa kemanusiaan, melihat pembantaian anak-anak dan warga sipil, yang dilakukan oleh zionis Israel tak berperikemanusiaan", terang Kambali yang juga sebagai Sekdes Sumberejo.


"Untuk itu, dalam arak-arakan siswa, juga digelar berbagai poster dan bendera Palestina, sebagai bentuk protes kepada zionis Israel yang hingga saat ini masih melakukan penyerangan dan pembantaian di wilayah Gaza Palestina, yang mengakibatkan ribuan warga tewas", jelas Kambali. 


(Agus/red)