Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 


Minggu, 22 Oktober 2023, 2:39:00 PM WIB
Last Updated 2023-10-22T08:35:59Z
BERITA UMUMNEWS

Peringatan Hari Santri 2023 Kabupaten Demak,Menjadi Santri Bukan Berarti Sok Suci, Menjadi Santri Bukan Berarti Manusia Yang Minta Dipuji

Advertisement


Demak|MATALENSANEWS.com-Peringatan Hari Santri yang dilaksanakan di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak pada hari Minggu (22/10/23).


"Peserta upacara dan karnaval sangat antusias dan patut untuk di apresiasi."


Peserta yang hadir dari seluruh element masyarakat,perwakilan berbagai Badan Otonom (Banom) Nahdatul Ulama, santri pondok pesantren hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ulama dan tokoh agama mengikuti  peringatan Hari Santri Nasional 2023


Nampak kerjasama antara organisasi masyarakat Pemuda Pancasila dan Banser berperan serta dalam pengawalan dan pangamanan kegiatan yang bertajuk agamis.


" Menjadi Santri bukan berarti sok suci, menjadi santri bukan berarti manusia yang minta dipuji, Namun menjadi santri adalah menjadi manusia yang selalu berusaha Fastabiqul Khoirot. Hari ini Adalah saat yang terbaik bagi kita untuk dapat memaknai hari santri sesuai dengan perkembangan zaman. Meskipun tantangan yang kita hadapi berbeda dengan para leluhur kita semoga semangat berbangsa dan bernegara para santri tetap Luar biasa. Perlu kita ketahui Nahdlatul Ulama senantiasa mengajarkan dakwah Islam yang ramah, bukan Islam yang marah. Saatnya kita Semarakkan bahwa santri harus Bisa menjadi benteng moral Bangsa " Tutur Alfin Asrofi Selaku Ketua Ansor Tamansari


Sedangkan Ridwan SH.MH selaku ketua panitia peringatan hari santri 2023 di tamansari."Santri saat ini dihadapkan pada situasi yang lebih berat dengan adanya perubahan global yang begitu luar biasa, sehingga Hari Santri nasional ini bukan hanya diperingati secara seremonial belaka, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan masyarakat Tamansari melalui kegiatan peringatan hari santri. 


Maka dari itu, kami selaku panitia di desa Tamansari mengadakan kegiatan ini bertujuan untuk berbenah dan terus meningkatkan kualitas santri demi kemajuan bangsa mari kita lupakan ras maupun background kita, karena masyarakat desa kita sangat beranekaragam dan akan kita satukan melalui Peringatan hari santri nasional, " Jihad santri jayakan negeri, Santri Tamansari Santrinya Mbah Hasyim Asy'ari Bersatu untuk mengabdi."


Hal itu mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.


Peringatan Hari Santri didasari rasa menghormati perjuangan para santri yang ikut mempertahankan kedaulatan Indonesia, yang coba direbut kembali oleh sekutu, pada 22 Oktober 1945. Di tanggal tersebut, KH. Hasyim Asy'ari mencetuskan resolusi jihad.


KH. Hasyim Asy'ari adalah ulama besar bergelar pahlawan nasional  dan merupakan pendiri sekaligus Rais Akbar (pimpinan tertinggi pertama) organisasi Nahdlatul Ulama.(Djoko S)