Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Senin, 30 Oktober 2023, 11:38:00 PM WIB
Last Updated 2023-10-30T16:38:45Z
BERITA UMUMNEWS

Pulau Widi Jadi Rebutan di Ajang Festifal, Sebagai Anak Negeri Kami Tolak Keras

Advertisement


MALUKU UTATA | Matalensanews.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara lagi mempersiapan kegiatan festifal yang berlokasi di Pulau Widi Kecematan Gane timur selatan.


Kegiatan festifal Pulau Widi yang gagas oleh pemerintah provinsi maluku utara. Kemudian mendapat kecaman dari pemerintah halmahera selatan. 


Pemerintah halmahera selatan akan memboikot Festifal Pulau Widi jika kegiatan tersebut diselenggarakan langsung oleh pemerintah provinsi.  


Hal tersebut mendapat sorotan tajam dari putra daerah Melalui Rajak Idrus sebagai putra daerah gane timur.


"Saya sampaikan sekali lagi kepada pemerintah provisi maluku utara dan pemerintah halmahera selatan kalian harus sadar untuk rebut Pulau Widi sebagai tempat untuk kegaiatan festifal," Ujar Jeck alias Rajak via pesan Watshapp pada awak media ini. Senin (30/10/2023)

 

Kata Jeck, Kami putra daerah akan menolak keras jika pemerintah provinsi dan Pemda Halsel melaksanakan festifal yang di tempatkan di Pulau Widi.


Kami tetap tolak. Sebeb bagi kami Pemerintah provinsi maluku utara sudah perna melakukan festifal mancing dan itu dianggap gagal total.


"Jangan paksa kegitan tersebut tidak ada manfaat apa-apa yang dinikmati oleh masyrakat yang ada di lingkar Pulau Widi.Terutama dari sisi ekonomi." terangnya.


Rajak mengecam bahwa pemerintah Provinsi maluku utara dan pemerintah Halmahera Selatan Selahkan kalian buat festifal. 


Hanya saja kami tekankan jangan buat di Pulau Widi Karena bagi kami tidak ada guna sama sekali dan tidak menguntungkan masyrakat yang ada di Gane terutama masyarakat yang ada di lingkar Pulau Widi. 


"Sebeb kegiatan tersebut menguntungkan panitia yang meyelanggrakan kegiatan tersebut. Tapi secara emplementasi tidak ada di masyarakat disana," tegasnya.


Tidak sampai disitu, tambah Jeck jangan pernah membawa nama Pulau Widi karena memnti sponsor kepada pihak perusahaan Tambang sebagai dukungan untuk memfasilitasi kegaiatan festifal Pulau Widi."Kami haramkan itu terjadi." Kecam Jeck.


Sebab sesuai apa yang di sampaikan kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara Sarmin S Adam. Bahwa mereka meminta dukungan perusahaan tambang untuk mensukseskan festival pulau Widi, Kabupaten Halmahera Selatan yang rencana digelar pada November 2023 Nanti. 


Jangan kalian membawa bawa nama Pulau Widi yang ada di Gane timur hanya sebuah kepintingan jangka panjang. 


Tidak penting bagi kami. Sebab tidak akan menguntungkan masyrakat gane. Jika hal itu tetap di lakukan kami yang memboikot festifal tersebut. 


Apa itu pemerintah provinsi yang buat atau pemerintah halsel sekalipun kami akan boikot kegaiatan tersebut.


Jika kadis Pariwisata Kabupaten Halmahera Selatan Ali Dano menyampaikan akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi jika tidak akan memboikot kegiatan festifal Pulau Widi.


"Saya tekankan tidak perlu pemerintah halsel yang boikot kami akan boikot duluan entah festifal dari provinsi atau kah dari kabupaten halsel. Jadi silahkan pindah lokasi jangan di pulau widi." Kecam Jeck. (Jek/Redaksi)