Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Sabtu, 30 Desember 2023, 4:05:00 PM WIB
Last Updated 2023-12-30T09:05:18Z
BERITA UMUMNEWS

KPK Akan Telusuri Paniti BKPSDM Pemda Taliabu Bersama Tim BKN Soal Kecurangan Kelulusan P3K

Advertisement


BOBONG | MatalensaNews.com– Lembaga Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI didesak telusuri Dugaan dalam 'permainan Jahat’ pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau biasa dikenal dengan PPPK (P3K) untuk jabatan Guru fungsional di Pemda Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2023, menjadi pembicaraan hangat publik di Negeri Hemung Sia Sia Dufu.


Pasalnya, dimana sejumlah peserta seleksi untuk P3K Guru fungsional di Taliabu menumpahkan kekesalannya di sejumlah akun media sosial (Facebook), mereka menuding adanya seleksi atau test tambahan yang diadakan oleh pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu.


Dalam hal ini adalah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemda Kabupaten Pulau Taliabu, itu penuh dengan dugaan konspirasi jahat dalam angka-angka atau jumlah nilai peserta seleksi pada CAT BKN paling tinggi. Di saat pengumuman kelulusan tes nilai nya dikurangi hingga digugurkan. 


Hal tersebut disampaikan oleh salah satu peserta tes adalah Ramniati Selpia diakun Fbnya dengan Nilai 549 dan dikeluarkan sertifikat Kompetensi PPPK No: D2F8DFEF4D37124BF5A42CA124EDA405, tanggal Ujian 19 November 2023 atas Ramniati Selpia. 


"Kemudian saat hasil Pengumuman kelulusan, nilai nya tadi, menurun jauh diangka 453. diduga kuat bisa saja diganti oleh paniti seleksi bersama-sama deng tim seleksi dari BKN. Akhirnya peserta tersebut tidak lulus."  Ujarnya, dengan menyebut BKD Taliabu, Tolong diperjelaskan. 


Tidak hanya itu, ada juga atasnama Deviyati Ade Pule, nilai hasil seleksi PPPK Guru tahun ini sangat mencederai rasa keadilan. Saya sudah mengikuti ujian dari tahun 2020 sampai tahun 2023 kali ini sangat menusuk rasa keadilan bagi saya. 


Apa gunanya laksanakan seleksi kompetensi teknis tambahan jika hanya merugikan bagi orang-orang yang nilainya tertinggi di tes CAT ini.


Dimana letak keadilan kalian. Logikanya yang namanya seleksi tambahan berarti ada tambahan nilai bukan malah turun nilainya.


"Miris sekali dari nilai murni 561 hingga mendapat peringkat kedua dari hasil tes dan mendapat sertifikat Kompetensi PPPK Nomor: 69A13CBB92BFB8FA6EDD91767259EDBE, tanggal ujian 16 November 2023, atasnama, Deviyati Ade Pule.


Kemudian di hasil pengumuman kelulusan turun jauh menjadi 462. sehingga mendapat nilai rendah yang tidak masuk akal hingga tidak lulus." tulis Devi Alca diakun Fbnya.


Selain itu ada juga atasnama Sartini Ali Munu Ode dengan Sertifikat Kompetensi PPPK dengan Nomor: 9E83A949174066653790AB9D97E45ACF, tanggal Ujian 15 November 2023 sesuai nilai tes CAT 545. Tapi tidak lulus.


Selanjutnya, Ayutri Puspita Dewi bahwa, kami sudah mengikuti seleksi test CAT (Computer Assisted Test), dan kami pikir ini test yang paling fair (adil), tapi ternyata ada seleksi tambahan oleh BKD dan sifatnya tertutup.


Sehingga sangat subjectif, wajar saja saya kecewa, karena memiliki nilai yang cukup tinggi kemudian tidak lulus", ujarnya (30/12/2023).



Ayutri adalah salah satu dari sejumlah peserta seleksi P3K Guru fungsional di Taliabu yang kecewa dengan sikap BKPSDM Pe


Yang menjadi permasalahan kenapa nilai CAT kita yang paling tinggi kemudian menjadi anjlok, apa dikatrol nilai kita yang tinggi diturunkan sementara mereka yang rendah dinaikkan untuk kelulusan.


"Hal ini yang belum bisa dijelaskan pihak Pemda Taliabu, persoalan adanya seleksi tambahan yang digelar Pemda itu silahkan saja karena isyarat UU memang membolehkan itu, hanya saja seleksi harus fair dan terbuka," kata salah satu peserta P3K lainnya kecewa. 


Sementara itu menyangkut adanya seleksi tambahan yang digelar BPKSDM dan Dinas Pendidikan Pemda Taliabu bersandar pada Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor: 297/M2023 tentang pedoman pelaksanaan seleksi kompetensi kerja untuk jabatan fungsional guru, hanya saja pelaksanaan seleksi ini kemudian dituduh penuh dengan konspirasi jahat. 


"Karena bersifat tertutup dan hanya sebagian peserta saja yang tau, maka wajar kalau kita sebut seleksi siluman", tambah sumber investigasi yang juga kecewa karena hasil CAT tinggi tapi tidak lulus. 



Rata-rata peserta yang tidak lulus seleksi P3K untuk Guru fungsional, mempunyai hasil test CAT dengan nilai tinggi, namun kemudian menjadi turun pada hasil pengumuman akhir yang menyatakan 132 peserta lulus dan 129 dinyatakan tidak lulus. 


Sementara itu menyangkut polemik ini Hardinan Budaya Ketua komisi I DPRD Pulau Taliabu berjanji akan memanggil pihak Pemda untuk menjelaskan permasalahan ini. 


"Kita akan panggil pihak Pemda dalam hal ini Pak Sekda, Kadis BKPSDM, Kadis Pendidikan untuk menjelaskan ini sehingga bisa menjawab apa yang menjadi kegelisahan peserta seleksi P3K untuk Guru, khususnya peserta yang tidak lulus", kata Hardinan. 


Lebih parahnya lagi, Kepala BKPSDM Pemda Talibu Suryati Kene, ketika dikonfirmasi masalah ini hanya menjawab jika hasil CAT yang dikeluarkan dalam bentuk Sertifikat dari BKN merupakan nilai yang bersifat sementara. (Redaksi)