Advertisement
![]() |
| Ketua KPU Kabupaten Demak, Siti Ulfaati |
Laporan : Rendy
Demak |MatalensaNews.com— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan bersama berbagai stakeholder dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Acara tersebut berlangsung di Griya Persada Convention Hotel & Resort, Bandungan.
Kegiatan ini merupakan upaya KPU untuk menjaga akurasi dan validitas data pemilih menjelang penyelenggaraan pemilu mendatang. Ketua KPU Kabupaten Demak, Siti Ulfaati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan telah dilaksanakan pada Triwulan II dan III, sementara pemutakhiran untuk Triwulan IV akan dimulai pada awal Desember 2025.
Ulfaati menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama dengan Forkopimda dan jajaran pemerintah kecamatan, guna memastikan data pemilih tetap mutakhir serta menghindari potensi kesalahan administrasi.
“Dari evaluasi terakhir, kami menemukan 131 data ganda yang tersebar di 11 kecamatan. Data kependudukan bersifat dinamis sehingga pemutakhiran harus dilakukan secara terus-menerus. Setiap waktu ada penduduk yang meninggal, pindah domisili, atau mengalami perubahan status seperti menjadi anggota TNI/Polri maupun pensiun,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Demak, Kendarsih Iriani, yang hadir mewakili Bupati Demak Eisti’anah, turut menekankan bahwa pemutakhiran data pemilih tidak boleh hanya dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu. Menurutnya, proses ini harus berjalan secara berkesinambungan.
“Ini merupakan komitmen nyata untuk menjamin hak konstitusional setiap warga negara. Peran aktif camat, pemerintah desa, RT, dan RW sangat dibutuhkan untuk memastikan data penduduk selalu diperbarui,” tegasnya.
Kendarsih menambahkan bahwa kualitas data pemilih merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya KPU. Ia berharap tidak ada lagi data ganda maupun data yang keliru sehingga tidak menimbulkan persoalan pada pemilu selanjutnya.
“Dengan dukungan pemerintah daerah dan konsistensi dalam pemutakhiran data, kita dapat mewujudkan data pemilih berkelanjutan yang akurat,” ungkapnya.
Ia mengakhiri sambutannya dengan ajakan memperkuat koordinasi lintas sektor. “Dengan sinergi yang kuat dan koordinasi yang baik antar-stakeholder, kita dapat mewujudkan data pemilih yang berkualitas,” pungkasnya.

