Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Jumat, 12 Desember 2025, 8:24:00 PM WIB
Last Updated 2025-12-12T13:24:19Z
BERITA PERISTIWANEWS

Dua Bocah Temukan Jenazah Petani di Saluran Irigasi Tempuran Bringin

Advertisement


Laporan : TRI


BRINGIN|MatalensaNews.com – Dua anak laki-laki yang sedang mencari ikan di saluran irigasi Dusun Krajan, Desa Tempuran, Kecamatan Bringin, dikejutkan oleh penemuan sesosok jenazah laki-laki, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Kedua bocah tersebut adalah Gibran (9) dan Jati (10), warga setempat.


Kapolsek Bringin, AKP Sudaryono SH MH., yang meninjau langsung lokasi penemuan pada Jumat (12/12/2025), menyampaikan bahwa kedua anak itu awalnya melihat tubuh seseorang tersangkut di aliran air. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada orang tua, perangkat desa, dan diteruskan ke Polsek Bringin.


“Menerima informasi itu, kami langsung melakukan pengecekan bersama saksi dan perangkat desa. Dan benar, ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Kapolsek.


Korban diketahui bernama Wasita (70), petani asal Dusun Cokohan, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, korban sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah saat hujan deras melanda pada Selasa (9/12/2025).


Menurut tetangga yang sempat bertemu, korban saat itu berencana pergi menuju wilayah Bancak.


Tim Polsek Bringin bersama Unit Inafis Polres Semarang, Puskesmas Bringin, serta unsur pemerintah kecamatan dan TNI kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Hasil pemeriksaan medis RSUD Salatiga menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jenazah diperkirakan telah meninggal selama tiga hingga empat hari.


“Seluruh hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa korban terjatuh ke saluran air saat hujan deras, kemudian terbawa arus hingga ke lokasi penemuan,” ungkap AKP Sudaryono.


Kapolsek juga menambahkan bahwa sepeda motor milik korban, Honda Supra Fit dengan nomor polisi H 2375 EG, telah lebih dulu ditemukan warga di saluran irigasi sawah Desa Nyemoh pada 9 Desember 2025. Motor tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Bringin. Jarak antara lokasi ditemukannya motor dan jenazah sekitar tiga kilometer.


Dari hasil pemeriksaan awal dokter Iffan Indra dari Puskesmas Bringin, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal akibat terjatuh ke parit dan terseret arus yang deras.


Setelah proses identifikasi dinyatakan lengkap, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan.