Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Senin, 15 Desember 2025, 12:00:00 PM WIB
Last Updated 2025-12-15T05:00:15Z
BERITA PERISTIWANEWS

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor di Aceh, Sumbar, dan Sumut Tembus 1.016 Orang

Advertisement


JAKARTA|MatalensaNews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Hingga Minggu (14/12/2025), jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.016 orang.


Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam jumpa pers resmi. Ia mengungkapkan, tim SAR gabungan kembali menemukan tambahan korban jiwa dalam operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan hari ini.


“Per hari ini hasil pencarian dan pertolongan bertambah 10 jasad yang ditemukan,” ujar Abdul Muhari.


Ia merinci, dari 10 jasad yang ditemukan tersebut, sembilan korban berasal dari wilayah Aceh dan satu korban lainnya ditemukan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dengan penemuan terbaru itu, jumlah korban meninggal yang sebelumnya tercatat 1.006 jiwa kini meningkat menjadi 1.016 jiwa.


“Di Aceh sembilan dan satu di Kabupaten Agam, sehingga total yang kemarin 1.006 jiwa, hari ini bertambah menjadi 1.016 jiwa,” jelasnya.


Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat sebanyak 212 orang masih dinyatakan hilang. Sementara itu, jumlah warga terdampak yang harus mengungsi masih cukup besar, mencapai 624.670 orang yang tersebar di berbagai daerah terdampak bencana.


Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban hilang hingga kini masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat. Pencarian dilakukan di seluruh wilayah terdampak dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan medan yang cukup berat.


BNPB merilis rincian sebaran korban hilang berdasarkan wilayah. Di Provinsi Sumatera Utara, korban hilang tercatat berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, tepatnya di Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair sebanyak 56 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan di Desa Garoga, Batang Toru sebanyak 30 orang, serta satu orang di Kota Sibolga, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota.


Sementara di Sumatera Barat, korban hilang tercatat di Kabupaten Agam, Kecamatan Malalak dan Palembayan sebanyak 53 orang, Kota Padang Panjang di aliran Sungai Batang Anai sebanyak 32 orang, Kabupaten Padang Pariaman di aliran Sungai Batang Anai satu orang, serta Kabupaten Tanah Datar yang juga berada di sekitar aliran Sungai Batang Anai.


Di wilayah Aceh, korban hilang tersebar di beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Bener Meriah sebanyak 14 orang, Kabupaten Aceh Utara enam orang, Kabupaten Aceh Tengah empat orang, Kabupaten Bireuen empat orang, serta masing-masing di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Nagan Raya.


BNPB menegaskan, upaya pencarian terhadap korban hilang akan terus dimaksimalkan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel di lapangan. Faktor cuaca ekstrem dan kondisi medan yang sulit menjadi tantangan utama dalam proses pencarian dan evakuasi, sebagaimana dikutip MatalensaNews.com, Senin (15/12/2025) pagi.


Redaksi/R1