Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Rabu, 14 Januari 2026, 3:26:00 AM WIB
Last Updated 2026-01-13T20:26:07Z
BERITA POLISINEWS

Jabatan Kapolres Boyolali Berganti, AKBP Indra Maulana Saputra Resmi Pimpin Polres

Advertisement

AKBP Indra Maulana Saputra ditunjuk sebagai Kapolres Boyolali

BOYOLALI|MatalensaNews.com – Jabatan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Boyolali resmi berganti. AKBP Indra Maulana Saputra ditunjuk sebagai Kapolres Boyolali menggantikan AKBP Rosyid Hartanto yang mendapat penugasan baru sebagai Wakapolrestabes Surabaya.


Acara penyambutan Kapolres baru sekaligus pelepasan pejabat lama digelar di Mapolres Boyolali, Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para pejabat utama Polres Boyolali serta seluruh anggota.


AKBP Rosyid Hartanto menyampaikan bahwa rangkaian serah terima jabatan telah dilaksanakan dan sejumlah program serta pekerjaan yang belum maksimal akan dilanjutkan oleh Kapolres yang baru.


“Pada hari ini kita sudah melaksanakan rangkaian sertijab Kapolres Boyolali yang baru kepada AKBP Indra Maulana Saputra. Sebagaimana yang rekan-rekan ketahui, memang masih banyak hal yang belum bisa maksimal kami kerjakan selama bertugas, dan itu akan kami teruskan kepada Kapolres yang baru agar bisa lebih baik dan lebih maksimal,” ujar Rosyid kepada wartawan seusai acara.


Rosyid juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi kebencanaan di wilayah Boyolali, khususnya bencana hidrometeorologi yang belakangan kerap terjadi.


“Ini yang akan menjadi perhatian dan akan diteruskan oleh Kapolres Boyolali yang baru,” imbuhnya.


Terkait penegakan hukum, Rosyid menyebut Polres Boyolali masih berada dalam tahap akselerasi penerapan KUHP dan KUHAP yang baru. Ia berharap seluruh jajaran dapat segera menyesuaikan diri serta melakukan percepatan penanganan perkara, terutama kasus-kasus menonjol seperti perlindungan perempuan dan anak, penipuan online, serta perkara-perkara yang masih menjadi tanggungan.


Selain itu, Rosyid juga menyoroti persoalan narkoba di Boyolali, khususnya penyalahgunaan obat-obatan daftar G di kalangan anak-anak dan remaja yang dinilainya sangat memprihatinkan.


“Saya berharap Kapolres Boyolali yang baru bisa menyikat habis semua bentuk kenakalan remaja ini, khususnya penggunaan obat-obatan terlarang,” tegasnya.


Rosyid optimistis AKBP Indra Maulana Saputra dapat membangun sinergi yang lebih kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, masyarakat, hingga insan pers, guna menyampaikan informasi yang aktual terkait situasi dan kondisi keamanan di Kabupaten Boyolali.


Sementara itu, AKBP Indra Maulana Saputra memohon doa restu dari seluruh pihak agar dapat mengemban amanah sebagai Kapolres Boyolali dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat.


Ia menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam rangka memberikan pelayanan kepolisian yang maksimal kepada masyarakat Boyolali.


AKBP Indra Maulana Saputra merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006. Jabatan Kapolres Boyolali ini menjadi penugasan pertamanya sebagai Kapolres setelah sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Lekgassus Baggassus Robinkar SSDM Polri.(Red/GT)