Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Kamis, 01 Januari 2026, 5:09:00 PM WIB
Last Updated 2026-01-01T10:09:15Z
BERITA UMUMNEWS

Pemprov Jateng Operasikan Pompa Air Tenaga Surya di Sayung untuk Atasi Rob

Advertisement


Laporan : Farid/Rendy


Semarang|MatalensaNews.com-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya (PATS) di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, sebagai upaya mengatasi permasalahan rob dan banjir di wilayah pesisir.


Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, keberadaan pompa air tersebut dibutuhkan sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir yang berkelanjutan. Pengoperasian PATS juga menjadi langkah untuk mengurangi ketergantungan pada pompa berbahan bakar minyak.


“Pompa air ini diperlukan sebagai solusi jangka pendek dan menengah, sekaligus langkah awal menuju sistem yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujar Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu.


Pompa air tenaga surya di Sayung dirancang menggunakan dua unit pompa hybrid yang dapat beroperasi dengan tenaga surya maupun listrik dari jaringan PLN. Kedua pompa tersebut memiliki kapasitas total 2 x 125 liter per detik dan didukung panel surya berdaya 66 kiloWatt peak (kWp).


Selain itu, fasilitas tersebut dilengkapi dengan rumah pompa serta empat unit kamera pengawas (CCTV). Pompa air didukung oleh 74 unit panel surya, masing-masing berkapasitas 720 Watt peak (Wp).


Pada kondisi cuaca cerah, operasional pompa sepenuhnya memanfaatkan energi matahari. Sementara itu, saat intensitas cahaya matahari berkurang atau pada malam hari, sistem dapat dialihkan menggunakan listrik PLN dengan daya terpasang sebesar 66 kVA.


Menurut Ahmad Luthfi, penggunaan pompa berbasis energi surya ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jateng dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan sekaligus menekan biaya operasional penanganan rob dan banjir.


“Pompa air tenaga surya ini yang pertama di wilayah kita. Ini bisa memangkas biaya solar, dan ke depan akan menjadi pilihan utama,” katanya.


Ke depan, Pemprov Jateng berencana memperluas pemanfaatan energi surya tidak hanya untuk pengendalian banjir, tetapi juga di sektor lain seperti pertanian, perikanan, perumahan, hingga perkantoran.


“Energi terbarukan akan kita maksimalkan, dan ini akan kita jadikan role model di wilayah lain,” kata mantan Kapolda Jawa Tengah itu.


Operasional dan pemeliharaan PATS di Sayung dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Bodri Kuto.


Sementara itu, Kepala Dinas Pusdataru Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro menyampaikan bahwa proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, yakni PT Trina Mas Agra Indonesia, serta masyarakat.


Ia menyebutkan total panel surya yang tersedia sebanyak 320 unit, namun saat ini baru terpasang sebanyak 74 unit.


“Masih terdapat sisa panel yang cukup banyak. Mudah-mudahan ke depan, misalnya pada perubahan anggaran, dapat dialokasikan kembali untuk pemasangan lanjutan karena masih sangat memungkinkan,” ujarnya.