Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Rabu, 25 Februari 2026, 1:16:00 PM WIB
Last Updated 2026-02-25T06:16:26Z
BERITA PERISTIWANEWS

Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Senior, Polda Sulsel Tetapkan Satu Tersangka

Advertisement


SULSEL |MatalensaNews.com– Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan memastikan kematian Bripda Dirja Pratama (19), bintara muda Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan, disebabkan oleh tindak penganiayaan.


Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan satu anggota berinisial P yang juga berpangkat Bripda telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.


"Kita menetapkan satu orang tersangka atas nama P, berpangkat Bripda," ujar Djuhandhani, Senin (23/2/2026).


Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, pengakuan, serta kecocokan dengan temuan medis. Selain itu, penyidik masih memeriksa lima anggota lain yang merupakan senior korban dan diduga turut mengetahui atau terlibat dalam peristiwa tersebut.


"Masih ada lima lagi yang diperiksa, senior korban yang diduga ikut maupun terlibat," jelas Kapolda.


Bantah Laporan Awal


Djuhandhani mengungkapkan, laporan awal sempat menyebut korban meninggal akibat membentur-benturkan kepala. Namun setelah dilakukan verifikasi oleh Propam dan Direktorat Reserse Kriminal Umum, klaim tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan ilmiah.


"Secara saintifik, apa yang disampaikan sebelumnya tidak benar," tegasnya.


Hasil pemeriksaan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) menemukan sejumlah luka lebam pada tubuh korban, di antaranya pada bagian lengan, perut, dada, hingga wajah. Selain itu, ditemukan pula darah yang keluar dari mulut korban.


"Kita yakini itu adalah penganiayaan," tambah Djuhandhani.


Dirja sempat dilarikan ke RSUD Daya Makassar untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.


Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Kerabat korban menyebut Dirja baru lulus dan resmi menjadi anggota kepolisian pada tahun lalu.


"Baru tahun lalu lulus, kasihan sekali ini anak," ujar salah seorang kerabat.(Red/Jack)