Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Senin, 02 Februari 2026, 12:50:00 PM WIB
Last Updated 2026-02-02T05:50:04Z
Berita wisata dan budayaNEWS

Nguri-Uri Tradisi Jawa, Warga Dusun Kuncen Gelar Sadranan Sambut Ramadan 1447 H

Advertisement


Temanggung|MatalensaNews.com- Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Dusun Kuncen, Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, menggelar tradisi Sadranan dengan doa bersama di serambi Masjid Roudlotul Jannah, Minggu (1/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Badran, Nofirmansyah, S.E., bersama keluarga, Kepala Dusun Kuncen Hariyanto, pengurus Ta’mir Masjid Roudlotul Jannah, tokoh agama, pemuda Karang Taruna, ibu-ibu PKK, serta seluruh warga Dusun Kuncen. Turut hadir pula warga dari luar dusun yang masih memiliki ikatan keturunan dengan para leluhur Dusun Kuncen.


Sadranan merupakan tradisi adat Jawa yang dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya pelestarian budaya leluhur. Sehari sebelum pelaksanaan Sadranan, warga Dusun Kuncen terlebih dahulu melakukan kerja bakti membersihkan makam para leluhur. Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pembacaan tahlil untuk mendoakan para leluhur di halaman serambi masjid.


Suasana doa bersama berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan, gotong royong, serta kuatnya nilai kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat.


Usai tahlil dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan kenduri atau makan bersama. Setiap kepala keluarga membawa aneka makanan tradisional, seperti nasi tumpeng, kue apem, jenang, serta berbagai lauk pauk khas Dusun Kuncen. Warga pun menyantap hidangan bersama dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.



Kepala Desa Badran, Nofirmansyah, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Sadranan tersebut. Menurutnya, tradisi ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.


“Kegiatan Sadranan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus upaya menjaga nilai-nilai kebudayaan Jawa di tengah perkembangan zaman. Pemerintah Desa Badran berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan adat dan tradisi masyarakat sebagai wujud identitas serta kearifan lokal,” tegasnya.


Ia juga berpesan kepada masyarakat Dusun Kuncen agar mempersiapkan diri dalam menyambut Bulan Suci Ramadan. “Sebentar lagi kita akan melaksanakan ibadah puasa. Saya berharap seluruh warga dapat mempersiapkan diri secara fisik dan mental agar ibadah Ramadan dapat dijalankan dengan baik dan sempurna,” pungkasnya.


Kegiatan Sadranan di Dusun Kuncen berlangsung aman, lancar, dan meriah dengan penuh rasa kekeluargaan.(Sofie Rahmawati)