Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Senin, 16 Februari 2026, 10:18:00 AM WIB
Last Updated 2026-02-16T03:18:51Z
BERITA POLISINEWS

Operasi Keselamatan Candi 2026 Polres Salatiga Lampaui Target, 1.017 Pelanggaran Ditindak

Advertisement


Laporan : Goent 


SALATIGA|MatalensaNews.com- Pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang digelar jajaran Polres Salatiga resmi berakhir pada Sabtu (15/02/2026). Hasilnya, capaian penindakan pelanggaran lalu lintas melampaui target yang telah ditetapkan.


Dalam konferensi pers, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa selama operasi berlangsung pihaknya berhasil menindak sebanyak 1.017 pelanggaran lalu lintas.


“Dari jumlah tersebut, 51 pelanggar ditindak melalui ETLE statis, 382 pelanggar dikenakan tilang manual, serta 584 pelanggar diberikan teguran,” ungkap AKBP Ade Papa Rihi.


Selain capaian penindakan, selama periode operasi juga tercatat tiga kejadian kecelakaan lalu lintas dengan kategori ringan. Tidak terdapat kecelakaan berat maupun korban fatalitas dalam pelaksanaan operasi tersebut.


Secara keseluruhan, target Operasi Keselamatan Candi 2026 Polres Salatiga tercapai lebih dari 100 persen, tepatnya 104 persen. Di sisi lain, angka kecelakaan menunjukkan tren penurunan signifikan dengan hanya tiga kejadian kecelakaan ringan selama periode operasi.


Menurut Kapolres, keberhasilan ini menunjukkan sinergi antara petugas dan masyarakat dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas. Upaya preventif, edukatif, serta penegakan hukum yang terukur menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Salatiga.


“Keselamatan adalah budaya, bukan sekadar target angka. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga disiplin berlalu lintas meskipun operasi telah berakhir,” tegasnya.


Polres Salatiga berharap kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas terus meningkat, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan dapat ditekan secara berkelanjutan, tidak hanya saat operasi digelar, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.