Advertisement
Jakarta, MATALENSANEWS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tetap stabil hingga akhir Maret 2026, sementara BBM nonsubsidi jenis Pertamax akan mengalami penyesuaian harga mulai 1 April 2026.
PT Pertamina (Persero) menetapkan harga Pertalite tetap di angka Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di Rp 6.800 per liter. Stabilnya harga BBM subsidi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa harga Pertamax akan mengalami kenaikan mulai 1 April 2026. Penyesuaian ini mengikuti dinamika harga energi global yang terus bergerak.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa perubahan harga BBM nonsubsidi sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing badan usaha, termasuk Pertamina. Faktor utama yang mempengaruhi adalah fluktuasi harga minyak di pasar internasional.
Saat ini, harga Pertamax di wilayah Jawa, Bali, dan sebagian Sumatera berada di kisaran Rp 12.300 hingga Rp 12.900 per liter. Sementara Pertamax Turbo dijual antara Rp 13.100 hingga Rp 13.650 per liter.
Di sisi lain, BBM jenis solar nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex juga menunjukkan variasi harga, yakni berkisar antara Rp 14.200 hingga Rp 15.100 per liter, tergantung pada distribusi dan kondisi wilayah masing-masing.
Beredar informasi bahwa harga Pertamax akan mengalami kenaikan signifikan hingga Rp 5.500 menjadi sekitar Rp 17.850 per liter. Namun, angka tersebut masih menunggu pengumuman resmi dari Pertamina yang dijadwalkan pada 1 April 2026.
Tetap stabilnya harga BBM subsidi memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat di tengah rencana kenaikan Pertamax. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya menjelang perubahan harga energi global.
Dinamika harga BBM yang terus berubah menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kebijakan energi ke depan. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi guna mengetahui perkembangan terbaru terkait harga bahan bakar.(Red/GT)

