Advertisement
Laporan : Aris Yanto/Farid
Demak|MATALENSANEWS.com – Suasana perayaan Idulfitri yang seharusnya penuh kegembiraan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, berubah menjadi kepanikan. Acara hiburan musik dangdut yang digelar pada Senin (23/03/2026) sore berakhir ricuh akibat tawuran antar penonton.
Kericuhan bermula saat sekelompok pemuda terlibat aksi saling dorong di tengah kerumunan. Situasi dengan cepat memanas dan tidak terkendali, hingga berujung pada aksi lempar batu dan benda tumpul lainnya.
Di tengah kekacauan tersebut, seorang bocah yang tengah menyaksikan acara bersama keluarganya menjadi korban. Bocah tersebut dilaporkan mengalami luka-luka, diduga akibat terkena lemparan atau terhimpit massa yang berusaha menyelamatkan diri.
Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI yang berjaga di lokasi segera bertindak cepat untuk membubarkan massa dan mengevakuasi penonton, terutama anak-anak dan wanita, ke tempat yang lebih aman. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat petugas kepolisian dengan sigap menggendong bocah yang terluka untuk segera mendapatkan pertolongan medis.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga menjadi provokator dalam kericuhan tersebut. Sementara itu, acara hiburan dangdut langsung dihentikan guna mencegah terjadinya kericuhan susulan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengamanan maksimal dalam setiap kegiatan yang melibatkan massa besar, agar situasi tetap kondusif dan tidak membahayakan keselamatan masyarakat.

