Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 10 Maret 2026, 7:18:00 PM WIB
Last Updated 2026-03-10T12:18:50Z
BERITA POLISINEWS

Polsek Sidomukti Redam Keributan Pelajar Dua SMK di Salatiga, Tiga Siswa Diamankan Warga

Advertisement


Laporan : Goent 


SALATIGA|MATALENSANEWS.COM – Personel Polsek Sidomukti dari Polres Salatiga berhasil meredam keributan yang melibatkan pelajar dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kota Salatiga pada Selasa siang (10/3/2026).


Peristiwa tersebut bermula ketika petugas piket SPKT Polsek Sidomukti menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.15 WIB mengenai adanya perkelahian pelajar di Simpang Empat Grogol, Jalan Nakula Sadewa, Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.


Menindaklanjuti laporan tersebut, piket jaga Polsek Sidomukti yang dipimpin Panit III Unit Reskrim Meisal Prariadena segera mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati tiga pelajar dari salah satu SMK swasta di Kota Salatiga telah diamankan oleh warga setempat.


Ketiga pelajar tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Sidomukti guna menjalani penanganan lebih lanjut.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB di Simpang Empat Kecandran, Jalur Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Saat itu dua pelajar dari salah satu SMK negeri di Salatiga berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Semarang menuju Solo dan berpapasan dengan rombongan sekitar sepuluh pelajar dari SMK swasta yang mengendarai lima sepeda motor.


Rombongan pelajar tersebut kemudian berbalik arah dan mengejar kedua pelajar itu sambil meminta mereka berhenti dan menanyakan asal sekolah. Setelah mengetahui bahwa keduanya merupakan siswa dari SMK negeri, rombongan sempat meninggalkan lokasi, namun tidak lama kemudian kembali melakukan pengejaran.


Merasa terancam, pengendara sepeda motor berhenti di sekitar wilayah Sumur Wali JLS Salatiga dan meminta bantuan kepada warga sekitar. Dengan bantuan seorang warga yang merupakan tukang tambal ban di lokasi tersebut bersama warga lainnya, rombongan pelajar yang diduga melakukan pengejaran berhasil diamankan di Simpang Empat Grogol dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian yang datang ke lokasi.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Polsek Sidomukti kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah serta orang tua atau wali para pelajar yang terlibat. Selanjutnya dilakukan mediasi dan dibuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan, saling memaafkan, serta berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa.


Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh para pelajar yang terlibat dengan disaksikan perwakilan dari kedua sekolah serta orang tua atau wali masing-masing.


Kapolsek Sidomukti Sunoto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu mencegah terjadinya tawuran antar pelajar dan menyerahkan penanganannya kepada pihak kepolisian tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri.


“Terima kasih dan apresiasi kepada warga yang membantu pihak kepolisian. Kami mengimbau para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas para pelajar di luar lingkungan sekolah,” ujar Kompol Sunoto.