Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Kamis, 05 Maret 2026, 3:30:00 PM WIB
Last Updated 2026-03-05T08:30:00Z
BERITA PERISTIWANEWS

Tiga Warga Blora Terbakar Akibat Kebocoran Gas Elpiji 3 Kg, Dua Korban Alami Luka Serius

Advertisement


Laporan : Sudy Boyong


BLORA|MATALENSANEWS.COM – Tiga warga Desa Bakah, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, mengalami luka bakar setelah terjadi ledakan yang dipicu kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram di dapur rumah salah satu korban, Rabu (4/3/2026) sore.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di rumah milik SY (35). Saat itu SY baru saja membeli tabung gas elpiji bersubsidi tersebut, namun mengalami kesulitan saat hendak memasang regulator.


SY kemudian meminta bantuan rekannya, SJ (39), seorang petani setempat, untuk membantu memasang regulator di dapur rumahnya. Namun saat proses pemasangan berlangsung, tabung gas diduga mengalami kebocoran.


Di saat yang sama, di dapur masih terdapat bara api dari perapian tradisional atau pawon yang sebelumnya digunakan untuk memasak. Gas yang keluar dari tabung dengan cepat tersambar api hingga menimbulkan kobaran yang langsung mengenai tubuh kedua perempuan tersebut.


Seorang warga lain berinisial S (45) yang berada di lokasi kejadian berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, ia justru ikut tersambar api hingga mengalami luka bakar.


Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Kunduran Iptu Budi Santoso membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian bersama anggota Reskrim dan personel Koramil langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat.


“Benar telah terjadi peristiwa orang terbakar akibat kebocoran gas elpiji. Korban SY mengalami luka bakar sekitar 54 persen, korban SJ mengalami luka bakar 64 persen, dan korban S yang berniat menolong mengalami luka bakar sekitar 10 persen. Saat ini para korban sudah mendapatkan penanganan medis,” ujar Iptu Budi Santoso, Kamis (5/3/2026).


Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.


Berdasarkan pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Kunduran, luka bakar yang dialami SY dan SJ tergolong cukup serius sehingga keduanya memerlukan perawatan intensif.


Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memasang tabung gas elpiji di rumah. Warga diminta memastikan tidak ada sumber api yang menyala, seperti puntung rokok atau perapian tradisional, ketika mengganti tabung gas guna mencegah risiko kebakaran maupun ledakan.