Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 14 April 2026, 5:31:00 PM WIB
Last Updated 2026-04-14T10:31:38Z
BERITA POLISINEWS

Antisipasi Situasi Kontinjensi, Polres Semarang Gelar Simulasi Sispamkota Libatkan 429 Personel

Advertisement


SEMARANG|MATALENSANEWS.COM – Polres Semarang menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi situasi kontinjensi, Selasa (14/4/2026), di Mapolres Semarang. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 429 personel sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada pengamanan objek vital.


Simulasi dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., dengan skenario penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang berpotensi berkembang menjadi anarkis dan mengarah pada gangguan terhadap objek vital.


Dalam arahannya saat apel kesiapan, Kapolres menekankan pentingnya pendekatan humanis dan persuasif dalam setiap tahapan pengamanan.


“Kita utamakan langkah preventif dan humanis melalui negosiasi. Namun apabila situasi tidak terkendali, personel harus mampu bertindak tegas, profesional, dan terukur sesuai standar operasional prosedur,” ujarnya.


Rangkaian simulasi diawali dengan penerjunan pleton negosiator yang melakukan pendekatan dialogis kepada massa guna meredam potensi konflik. Namun dalam skenario, situasi berkembang dan massa mulai tidak terkendali serta menunjukkan tindakan anarkis.


Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polres Semarang menerjunkan pleton Dalmas awal hingga Dalmas lanjut untuk melakukan tindakan represif secara tegas dan terukur. Selain itu, kendaraan water cannon juga dikerahkan pada tahap lanjutan, serta regu Raimas bermotor diterjunkan untuk melakukan penghalauan dan pembubaran massa.


Langkah tersebut dilakukan guna mengamankan objek vital serta menjaga situasi tetap kondusif.


Melalui simulasi ini, Polres Semarang menunjukkan kesiapan operasional serta profesionalisme personel dalam menghadapi berbagai potensi eskalasi gangguan kamtibmas.


“Simulasi ini juga menjadi wujud komitmen Polres Semarang dalam menjamin keamanan masyarakat serta memastikan setiap kegiatan penyampaian pendapat tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku,” pungkas AKBP Ratna saat konsolidasi pasukan usai kegiatan.(TRI)