Advertisement
JAKARTA |MATALENSANEWS.COM— Pemerintah menggelar pembacaan sumpah jabatan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Anwar Usman di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Hingga menjelang pelantikan, nama hakim definitif yang akan mengisi posisi tersebut belum diumumkan secara resmi.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan dirinya telah menerima undangan untuk menghadiri acara tersebut. Ia menyebut pelantikan tidak hanya mencakup hakim MK, tetapi juga pejabat lainnya.
“Hari ini kami diundang ke Istana untuk menghadiri pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi, kemudian juga anggota-anggota Ombudsman Republik Indonesia dan pelantikan beberapa duta besar yang baru,” ujar Yusril di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Menurutnya, rangkaian pelantikan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.30 WIB, dengan para undangan mulai berdatangan sejak siang hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi hingga pukul 13.00 WIB, sejumlah pejabat telah hadir, termasuk Anwar Usman dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan. Sejumlah anggota Ombudsman RI juga terlihat memasuki area acara.
Pembacaan sumpah ini merupakan bagian dari proses pengisian jabatan hakim MK yang kosong setelah Anwar Usman memasuki masa pensiun pada April 2026.
Sebelumnya, pemerintah telah menerima usulan calon dari Mahkamah Agung (MA). Dari hasil seleksi terbuka, terdapat tiga kandidat yang diajukan, yakni Fahmiron, Liliek Prisbawono Adi, dan Marsudin Nainggolan.
Ketiganya telah melalui tahapan seleksi oleh panitia seleksi yang dipimpin Wakil Ketua MA Bidang Yudisial. Namun demikian, hingga jelang pelantikan, pemerintah belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan ditetapkan sebagai hakim MK definitif pengganti Anwar Usman.
Pelantikan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan fungsi lembaga peradilan konstitusi, khususnya dalam menangani berbagai perkara strategis di tingkat nasional.(Red/GT)

