Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Senin, 20 April 2026, 4:09:00 PM WIB
Last Updated 2026-04-20T09:09:05Z
BERITA TNINEWS

Panglima TNI Tekankan Kewaspadaan Ancaman Global, KPPD 2026 Resmi Ditutup di Akmil Magelang

Advertisement


MAGELANG|MATALENSANEWS.COM – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia di Akademi Militer Magelang, Minggu (19/4/2026).


Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily dan menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.


Dalam arahannya, Panglima TNI menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi dinamika ancaman global. Ia menyoroti dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memicu krisis energi dunia dan berimbas pada kondisi perekonomian global.


Meski demikian, Panglima memastikan bahwa kebutuhan energi nasional saat ini masih dalam kondisi aman. Namun, ia mengingatkan agar kewaspadaan tetap ditingkatkan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.


“Konflik modern saat ini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga berkaitan erat dengan perebutan sumber daya alam. Oleh karena itu, Indonesia harus mampu mengelola sumber daya yang dimiliki secara optimal untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.


Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI terus melakukan adaptasi melalui pengembangan organisasi, termasuk pembentukan satuan kewilayahan serta batalyon baru. Selain berfungsi sebagai kekuatan pertahanan, satuan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan di sektor pertanian, peternakan, dan produksi.


KPPD 2026 yang diikuti sekitar 650 peserta ini menjadi forum strategis untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan para Ketua DPRD, menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, serta memperkuat koordinasi dalam mendukung percepatan pembangunan nasional.


Sementara itu, kehadiran Pangdam IV/Diponegoro dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah. Kodam IV/Diponegoro terus menunjukkan peran aktif sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mendorong percepatan pembangunan serta memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh.(Sofie Rahmawati)